Home Pariwisata 10 Kabupaten/Kota Ikut Jambore Pariwisata & Festival Budaya NTT di TTS

10 Kabupaten/Kota Ikut Jambore Pariwisata & Festival Budaya NTT di TTS

440
0
SHARE

Soe, terasntt.com — Sebanyak 10 kabupaten/ kota mengikuti Jambore Pariwisata tahun 2019 dan Festifal Budaya Pah Meto ke 9 di Lapangan Puspenmas Soe TTS, Rabu (28/8/2019). Kesepuluh kabupaten tersebut masing – masing Kabupaten TTS sebagai tuan rumah, Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Belu, TTU, Sumba Barat, Sumba Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya, Flores Timur dan Kabupaten Alor.

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari sejak 27 – 29/8/2019 dan dibuka Asisten Ekonomi dan pembangunan Setda propinsi NTT Ir Semuel Rebo dihadiri Bupati TTS, Epi Tahun dan Wakil Bupati Army Konay serta unsur Forkompinda.

Dalam sambutannya, Semuel Rebo
mengucapkan salam Bhineka Tunggal Ika karena NTT daerah yang paling damai serta menjaga toleransi.

Pemrop sedang mencari perhatian pemerintah pusat untuk pembangunan dan hal ini dibuktikan beberapa kali kedatangan presiden ke NTT.

” Melalui even/kegiatan ini bisa membantu mempromosikan pariwisata di TTS untuk itu perlu ditingkatkan.
NTT memiliki keanekaragaman budaya dan TTS bisa menjadi daerah tujuan wisata karena Firdaus ada di TTS sehingga diharapkan jadi destinasi wisata yang bisa mendatangkan banyak wisatawan,” katanya.

Menurutnya membangun pariwisata adalah membangun peradaban dan merubah pola hidup tanpa menghilangkan ciri khas masing-masing daerah karena
NTT adalah propinsi pariwisata dan hidup dari pariwisata sehingga diharapkan semua kabupaten/kota ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini dan perlu tingkatkan promisi lewat berbagai sarana komunikasi sosial.

Epi Tahun dalam sekapur siri mengatakan, suatu kebanggaan menjadi tuan rumah merupakan daerah dengan potensi pariwisata, alam keunikan sejarah yang perlu dikembangkan dan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi.

” Potensi Ekowisata budaya keindahan alam, ekopark dan keunikan sejarah yang dikemas dalam program “TTSKU FirdausKU” perlu pengembangan wisata karena itu dibutuhkan peran serta masyarakat lokal dalam peningkatan kapasitas SDM, penyediakan infrastruktur,” katanya.(sys)

Berikan Komentar Anda.