Home Humaniora 11 Ribu Warga Miskin Kota jadi Peserta BPJS

11 Ribu Warga Miskin Kota jadi Peserta BPJS

332
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kupang, Felisberto Amaral mengatakan, Sebanyak 11 ribu warga miskin Kota Kupang menjadi calon penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS.

“Kami telah melakukan verifikasi warga miskin penerima PBI BPJS. Total kelurga miskin yang telah diverifikasi sebanyak sebelas ribuh lebih,” Kata Felisberto Amaral di Kantor DPRD Kota, Jumad, (13/4/2018).

Dikatakan Amaral, data keluarga miskin PBI itu telah diserahkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang. Sebab, tindak lanjut pelaksanaan kerja sama pemerintah Kota dan BPJS menjadi Kewenangan Dinkes.

“Tugas kami hanya menyiapkan data, sedangkan pelaksanaannya ada pada Dinas Kesehatan nantinya,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinkes Kota Kupang, Ari Wijana membenarkan hal tersebut, bahwa data verifikasi calon keluarga miskin PBI BPJS sudah diterima.

Namun, lanjut Wijana, data verifikasi itu belum lengkap, masih terdapat delapan kelurahan yang datanya belum masuk.

“Dari 51 kelurahan, masih ada delapan kelurahan yang belum masuk ke kami. Sehingga, bagi kami, kalau ingin melakukan MoU sekarang, tentunya tidak ada maslah, namun sebaiknya semua data itu masuk baru dilakukan sekaligus. Agar tidak berulang-ulang,” sebut Wijaya.

Wijana mengaku, Anggarannya memang ada di Dinkes Kota, namun secara aturan, harus ada persetujuan TPAD.

“Sehingga dinas akan kembalikan ke TPAD. Karena secara nomenklaturnya anggaran yang ada untuk kemitraan pelayanan kesehatan, bukan nomenklatur untuk pembayaran iuran,” ujar Wijaya.

Oleh karena itu, Kata Ari, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan konsultasi ke Sekda dan wakil Walikota, agar pelaksanaan MoU paling tepat dilakukan pada HUT Kota Kupang, tanggal 25 April 2018 mendatang. Sehingga, proses pembayaran dimulai pada bulan mei 2018.

“Kami ingin agar pelaksanaan MoU dilakukan pada HUT sambil menunggu data dari 8 kelurahan dan hasil penyelesaian BPJS dan RS Siloam,” ujarnya.

“Karena hasil yang kami ikut sudah ada penilaian untuk dilakukan kerjasama ulang, dengan demikian, setelah MoU ini, unit layanan semakin banyak bagi masyarakat sesuai rujukannya,” demikian Ari. (raf)

Berikan Komentar Anda.