Home Ekbis Tiap Bulan Pemkot Kupang Salurkan 137.000 kg Rastra

Tiap Bulan Pemkot Kupang Salurkan 137.000 kg Rastra

356
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com – Pemerintah Kota Kupang mulai tahun 2018 ini akan menyalurkan 137.400 kilo gram (Kg) beras sejahtera (Rastra) kepada 13.740 rumah tangga sasaran (RTS) yang tersebar di Kota bermotto Kasih tersebut.

Hal ini terungkap dalam laporan Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Felisberto Amaral pada acara sosialisasi Bantuan Sosial (Bansos) Rastra 2018, Rabu (24/1/2017), di Hotel On Thr Rock, Kupang.

“Total jumlah kilogram beras yang disalurkan tiap bulan 137.400. Sedangkan jumlah kilogram beras yang akan disalurkan kepada masyarakat selama 6 bulan kedepan sebanyak 824.400 kilogram,” kata Amaral.

Menurut Amaral, jumlah penerima manfaat Bansos Rastra per Kecamatan di Ibu Kota Provinsi NTT tersebut terbesar ada di Kecamatan Alak yakni sebanyak 3.334 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Terbanyak kedua, jelas Amaral, Kecamatan Maulafa dengan jumlah KPM 2.983. Lalu Kecamatan Oebobo dengan 2.472 KPM diikuti Kelapa Lima dengan 2.443 KPM.

Selanjutnya, sambung Amaral, Kecamatan Kota Raja dengan 1.705 KPM dan Kecamatan Kota Lama dengan 803 KPM.

Dikatakan, tujuan dari sosialisasi antara lain menyatukan persepsi dan gerak langkah dalam rangka memahami esensi pemberian bantuan sosial Rastra kepada masyarakat yang sudah ditransformasikan dari raskin dan beras sejahtera menjadi Bansos Rastra.

Dia menambahkan, Pemkot Kupang hanya menghitung penyaluran Rastra selama 6 bulan karena pada bulan Juli mendatang penerima Bansos Rastra saat ini akan ditransformasikan dalam bantuan pangan non tunai.

“Juli mendatang setiap KPM akan menerima Rp110.000 per bulan dalam bentuk kartu Kombo yang dapat digunakan untuk belanja di 20 E-Waroeng yang merupakan bantuan Kementerian Sosial, yang saat ini sudah beroperasi secara manual,” terang Amaral.

Sedang Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dalam kesempatan ini meminta agar para Lurah dan Camat dapat berperan aktif dalam memperhatikan warganya yang kurang mampu dan bisa masuk dalam kategori keluarga penerima manfaat bantuan sosial ini.

“Masih banyak warga kurang mampu yang belum masuk dalam kelompok penerima Rasta sehingga peran aktif Lurah dan Camat sangat dibutuhkan disini,” kata Jefri.

Berdasarkan data, kata Jefri, jumlah penerima Rastra di Kota Kupang masih sama dengan jumlah yang didanai APBN yakni 1.3740 RTS. Padahal masih banyak warga yang miskin dan susah yang membutuhkan pertolongan tapi karena tidak terdata secara baik maka mereka tidak mendapatkan bantuan Rastra ini.

“Saya harap Lurah dapat mencatatnya secara baik, tidak ada yang tercecer sebab masih banyak warga kita yang susah. Ini bukan Nenek moyang kita punya uang tapi ini uang negara jadi mari kita bantu mereka yang susah,” pinta Jefri yang juga mantan anggota DPR RI ini. (raf)

Berikan Komentar Anda.