Home Ekbis Air Tilong Keruh, Warga Kota Kupang Mengeluh

Air Tilong Keruh, Warga Kota Kupang Mengeluh

566
0
SHARE
Foto : Rafael L. Pura

KUPANG, Terasntt.com — Hingga saat ini sumber air Tilong yang dikelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) SPAM Provinsi NTT keruh. Warga Kota Kupang yang mengkonsumsinya mengeluh.

Demikian kata Direktur PDAM Kota Kupang, Noldy Mumu kepada wartawan di kantornya, Jumat, (24/2/2017).

Menurutnya, Indentifikasi pengeluhan para pelanggan dari bulan Januari cukup banyak, yakni 25 pengaduan dan bulan Februari sebanyak 16.

“ Tentunya harus ada evaluasi, dari sekian banyak pengaduan  lebih banyak soal kualitas air sumber produksi bendungan Tilong yang dikelolah BLUD SPAM  NTT,” ujarnya.

Kendati demikian, lanjut Mumu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak BLUD SPAM Provinsi NTT agar bagaimana caranya meminimalisir kualitas airnya.

Noldy menjelaskan, pada umumnya sumber air permukaan pada saat musim hujan selalu mengalami kekeruhan, pasalnya volume air dalam jumlah besar akan membawa serta segala material termasuk tanah maupun lumpur sehingga berpengaruh pada tingkat kekeruhannya.

Menurutnya, sistim treatment yang dimiliki dan diopreasikan semua PDAM dan BLUD SPAM harus bisa meminimalisir semua kekeruhan tersebut.

” Sejak bulan Janurai hingga Februari masih banyak pengaduan terkait kualitas air yang dipasok oleh BLUD SPAM. Untuk itu PDAM harus lebih inten  berkoordinasi dengan BLUD SPAM,” ujarnya.

Menurutnya ukuran kekeruhan ada indikator tertentu dari parameter kekeruhan itu sendiri.

“ Soal kekeruhan pada tingkat tertentu, secara fisik akan kelihatan kekeruhannya, namun kalau dilihat secara teknis masih dibawa abang batas dan kadang-kadang pelanggan kurang memahami hal ini, sehingga ketika melihat air keruh langsung mengkomplennya,  mengapa air begitu keruh, padahal ketika kekeruhan air masih dibawa ambang batas yang disyaratkan maka PDAM masih mendistribusi. Dan sebaliknya jika kekeruhan sudah sampai pada ambang batas PDAM tidak akan mendistribuskan,” ungkapnya.

Ia mengaku, pengeluhan pelanggan ini lebih banyak pada wilayah yang terkoneksi dengan sumber pasokannya dari unit produksi Tilong yakni wilayah Penfui, Oesapa, Lasiana, Kayu Putih, Liliba dan sebagain Fatululi serta Kelapa Lima.

“ Wilayah ini yang sebagian besar pelangganya mendapat pasokan air bakunya bersumber air Tilong. Kami tidak tinggal diam dan terus berusaha meminimalisir hal ini, setiap hari petugas kami melakukan koordinasi dengan BLUD SPAM dalam meminimalisirnya,” kata Noldy.

Noldy menambahkan, sementara untuk sub zona yang basis produksi dari sumur bor milik PDAM Kota Kupang, praktis tidak pernah ada pengeluhan. Karena kualitas air dari sumur bor sangat baik. Namu yang sering  dikeluhkan adalah kuantiti pasokan yang tidak terlalu banyak. Karena kuantiti produksi sumur bor sangat kecil.

“ Ya kita sangat bersyukur dengan kondisi intens hujan yang terjadi cukup tinggi maka kondisi debit air yang bersumber dari sumur bor mengalami peningkatan dari 80 persen menjadi 90 persen. Diharapkan dengan kondisi ini kebutuhan air selama musim kemarau sudah bisa teratasi,” katanya. (raf)

Berikan Komentar Anda.