Home Hukrim Akibat Narkoba 40 – 50 Orang Meninggal Setiap Hari

Akibat Narkoba 40 – 50 Orang Meninggal Setiap Hari

328
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTT mencatat setiap hari terdapat 40 sampai 50 orang meninggal dunia akibat Narkotika dan Obat-obat terlarang (Narkoba).

Hal ini dikatakan staf BNN NTT, Markus Raga Djara dalam laporannya pada kegiatan sosialisasi/penyuluhan Narkoba di Resto Selebes Kota Kupang, Senin (29/1/2018)

Kegiatan tersebut diikuti 6 Camat dan 51 Lurah lingkup Pemerintah Kota Kupang bersama sejumlah Danramil dan Kapolsek.

“Tiap hari 40 sampai 50 orang mati akibat menggunakan Narkoba. Peredaran Narkoba telah sampai ke seluruh wilayah di Indonesia. Tidak ada wilayah di Indonesia yang luput dari peredaran obat terlarang ini,” kata Markus.

Menurut dia, penggunaan Narkoba sungguh mengancam kehidipan berbangsa dan bernegara sehingga seluruh elemen masyarakat harus ikut ambil bagian dalam perang melawan Narkoba ini.

Dikatakan, pengaruh buruk Narkoba harus disampaikan ke seluruh masyarakat agar masyarakat memiliki pengetahuan yang benar sehingga ikut berperan aktif memerangi Narkoba.

Menyadari pentingnya informasi soal bahaya Narkoba ini, lanjut Markus, BNN NTT menggelar sosialisasi/penyuluhan Narkoba diikuti 70 peserta yang merupakan Camat, Lurah, Kapolsek dan Danramil.

Tujuan sosialisasi, jelas Markus, meningkatkan pengetahuan, kemampuan, pemahaman dan ketrampilan peserta tentang bahaya dampak buruk dan penanganan Narkoba. Selain itu, membangun komitmen tanggungjawab dalam membentengi masyarakatnya dari ancaman penggunaan dan peredaran gelap Narkoba. Juga membentengi lingkungan masyarakat Kota Kupang dari peredaran gelap dan penggunaan Narkoba.

“Out put dan tujuan yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain lingkungan masyarakat Kota Kupang yang bersih dari penggunaan dan peredaran gelap Narkoba,” kata Markus lagi.

Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man saat membuka kegiatan sosialisasi ini menegaskan, Pabrik Narkoba tidak boleh masuk ke Kota Kupang. Karena itu, para Camat dan Lurah diminta waspada serta dapat memantau setiap pergerakan dari wajah baru yang hadir didalam lingkungannya.

“Sikap kita jelas dan tegas. Tidak boleh ada pabrik pembuatan Narkoba di kota ini,” tandas Herman Man.

Herman Man meminta Camat dan Lurah mengikuti kegiatan sosialisasi Narkoba dengan serius sehingga ilmu yang didapat bisa diterapkan saat berada ditengah masyarakat.(raf)

Berikan Komentar Anda.