Home Ekbis Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Natal, Disperindag Gelar Monitoring

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Natal, Disperindag Gelar Monitoring

240
0
SHARE
Foto : Rafael L. Pura

KUPANG, Terasntt.com — Dalam rangka mengantisipasi lonjakan harga jelang hari raya Natal, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kota Kupang, melakukan evaluasi dan monitoring harga pada pasar yang ada serta pedagang dan distributor.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Kupang, Jeri Padji, di Kupang, Kamis, (7/12/2017)

Dikatakannnya, saat ini, Pihaknya tengah menyusun jadwal evaluasi dan monitoring tersebut. ” Dalam pelaksaan tugas dan fungsi pengawasan pada Dinas Prindag Kota Kupang, maka dinas saat sementara menyusun jadwal untuk dilakukan evaluasi dan monitoring akan harga sembako jelang perayaan Natal nantinya,” ujarnya.

Jerri mengaku, sudah ada gejala akan kenaikan harga eceran di pasar oleh para pedagang. Maka, dalam mengantisipasi hal itu, pihaknya akan rutin melakukan monitoring sampai hari raya natal.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan segan menindak tegas pedagang apabila menaikan harga tidak sesuai ketentuan, sebagaimana yang telah ditetapkan oleh kementrian.

“Sehingga kenaikan yang sudah terjadi, tidak sampai melampui batas saat hari raya Natal, maka kami akan lakukan evaluasi dan monitoring akan harga di pasaran. Karena ada aturan harga eceran yang sudah ditetapkan oleh kementerian,” jelasnya.

Jerri mengatakan, pihaknya akan membentuk tim gabungan. Selain melakukan monitoring, juga sekaligus memantau barang-barang yang sudah melewati batas waktu pemakaian (kedaluarsa).

“ Timm gabungan ini terdiri Bulog dan Balai POM. Selain monitoring harga kami juga perlu memantau akan barang-barang kadarluasa di para pedagang, sebab tidak mentup kemungkinan barang kadarluasa ini juga sudah banyak beredar, sehingga perlu kita antispasi,” jelasnya.

Ia mengaku, Dalam monitoring yang akan dilakukan tim gabungan tersebut, sangsi yang akan diberikan apabila terbukti menjual barang keraluarsa, maka bukan saja para pengecer yang ditindak, namun juga kontributornya. (raf)

Berikan Komentar Anda.