Home Humaniora Camping Rohani, Upaya Penguatan OMK Witihama dalam Merawat Kebhinekaan

Camping Rohani, Upaya Penguatan OMK Witihama dalam Merawat Kebhinekaan

609
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com – Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Witihama mengelar Kemping rohani penguatan kapasitas di Stasi Regong. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan, mulai hari ini, tanggal 15 sampai 17 juni.

Kegiatan ini mengusung tema, “OMK Paroki OMK Paroki Witihama merawat kebhinekaan dengan sikap, kreatif, Inovatif dan Mandiri.

Koordinator Kegiatan, Eman Ola Masan Lamabelawa kepada Terasntt.com, mengatakan OMK merupakan salah satu pilar yang berperan dalam pembangunan kehidupan berbangsa dan bernegara.

OMK, kata Eman, adalah generasi yang sudah, sedang dan akan berperan serta menjadi pemegang peranan utama kehidupan menggereja, bermasyarakat dan bernegara.

Dikatakan Eman, Orang Muda Katolik (OMK) St. Dominikus Savio Paroki Witihama, merupakan bagian dari Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tumbuh dan berkembang dalam dinamika kekatolikan dan keindonesiaan.

“Sebagai bagian dari orang muda Indonesia OMK terlibat dalam mengalami dan merasakan seluruh proses kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk dan beragam,” ujarnya.

Sebagai salah satu pilar pembangunan, kata Eman, OMK harus diberi ruang untuk menyalurkan dan mengaktualisasikan bakat serta kemampuannya sebagai bentuk partisipasinya dalam pembangunan bangsa ini.

OMK juga, lanjut Eman, harus diberi ruang untuk mendalami dan mengembangkan imannya serta merealisasikan dalam kehidupan bermasyarkat menggereja.

“Selain memberikan ruang gerak, OMK juga membutuhkan pendampingan secara berkelanjutan dari berbagai elemen,” sebutnya.

“Untuk maksud itu, Seksi Kepemudaan DPP Paroki Witihama menyelenggarakan kegiatan pendampingan iman untuk OMK se-Paroki Witihama. Kegiatan ini dalam bentuk Kemping Rohani Penguatan Kapasitas OMK Paroki Witihama,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, kata Eman, diharapkan OMK saling meneguhkan dan menguatkan dalam kebhinekaan serta saling berbagi dalam sharing pengalaman kehidupan dan iman.

Dalam sharing, sebut Eman, OMK diharapkan dapat memperoleh inspirasi dan keberanian untuk menjalani ajaran Kristus dalam kehidupannya sehari-hari agar mampu menjadi agen perubahan menuju Gereja umat Allah yang mandiri dan misioner .

Eman menjelaskan, tujuan yang hendak dicapai dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan dan meneguhkan iman OMK, untuk lebih mengenal dan mengandalkan Kristus dalam kehidupan sehari-hari ditengah keberagaman Bangsa Indonesia.

“Agar OMK lebih mengenal dan mencintai Gereja serta nilai budaya dan adat-istiadat Lamaholot,” ujarnya.

Selain itu, sebut Eman, juga menjadi kesempatan OMK untuk berbagi pengalaman iman sekaligus mendapat pembaharuan iman. Menjadi kesempatan bagi OMK untuk merekatkan tali persaudaraan dan persahabatan diantara OMK melalui sharing iman dan pengalaman kehidupan OMK.

“Juga memberi inspirasi dan menambah pengetahuan serta keterampilan kepada OMK dalam menjalani ajaran Kristus di dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat di Paroki Witihama dan di Kecamatan Witihama,” katanya.

Diuraikan Eman, ada beberapa konsep kegiatan yang dipadukan dalam kegiatan ini. Pertama, kemping rohani, dimana OMK dari Stasi-stasi akan berbaur dengan OMK stasi lainnya dikemah agar mereka saling mengenal, mengetahui dan berbelarasa antara sesama OMK, sehingga OMK bisa mandiri dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Melalui camping rohani ini, harap Eman, OMK mengalami dan berbagi rasa persaudaraan dan kebersamaan, solidaritas serta nilai-nilai iman Katolik.

Dalam kemping rohani ini, OMK juga mendapat pengajaran dan peneguhan iman, serta menjadi inspirasi bagi OMK Paroki Witihama dalam menjalani hidup sebagai Orang Muda Katolik.

Konsep kegiatan berikutnya adalah Sharing dan Renunngan. Dalam konsep ini, kata Eman, OMK dibagi dalam kelompok-kelompok sharing, didalam kelmpok sharing ini OMK berbagi bersama kehidupan iman dan sosialnya dengan sesama teman OMK lainnya.

Melalui sharing ini OMK diharapkan mendalami dan merenungkan isi Kitab Suci, berbagi pengalaman iman dengan gaya yang khas OMK.

Diakhir sharing, Kata Eman, OMK diteguhkan dan dikuatkan dengan Sabda dan renungan dari Imam.

“Melalui Sabda dan renungan dari Imam, OMK menjadikan Sabda dan ajaran Kristus sebagai pedoman dalam menjalani kehidupannya,” ujarnya.

Konsep lainnnya kata Eman, berupa Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar
OMK dibekali dengan teknik-teknik kepemimpinan agar kelak, OMK mampu menjadi pemimpin yang bermoral dan bermartabat serta beriman Kristini.

Konsep selanjutnya adalah latihan Kewirausahaan. Dengan latihan kewirausahaan, kata Eman, OMK diharapkan lebih kreatif dalam menyikapi kehidupannya serta mampu menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri dengan memanfaatkan segala potensi yang ada dalam dirinya untuk mengembangkan diri.

Perayaan Sakramen, Puncak dari Segala Kegiatan

Dikatakan Eman, sember dan puncak segala kegiatan camping rohani adalah sakramen-sakramen gereja, khususnya sakramen tobat dan ekaristi.

melalui sakramen ini, Kata Eman, OMK diajak untuk merayakan dan merasakan iman mereka, menimba kekuatan baru dari sumber-sumber keselamatan dan menumbuhkan kreativitas mereka dalam Yesus Kristus.

Acara pembukaan ini diawali dengan Misa Pembukaan yang dipimpin oleh Pastor Paroki Witihama, Rm. Amatus K.Witak, Pr dan Romo Moderator OMK Paroki Witihama, Rm. Mikhael Samon Beraona, Pr.

Hadir dalam acara pembukaan ini, Pastor Paroki Witihama, Kepala Desa Bao Bage, Para Ketua Dewan Stasi, tokoh masyarakat dan tokoh adat Desa Bao Bage. (rafael l pura)

Berikan Komentar Anda.