Home Pendidikan Cegah Corat coret, Siswa SMP Wajib Gunakan Pakain Adat

Cegah Corat coret, Siswa SMP Wajib Gunakan Pakain Adat

158
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com,- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, mewajibkan para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) menggunakan pakaian adat saat perayaan pesta hari pengumuman kelulusan.

Cara yang ditempu guna memghindari siswa melakukan aksi corat coret seragam sekolah  saat pengumuman kelulusan yang dijadwalkan pada Rabu (29/5/2019) Ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang,Filmom Lulupoy kepada wartawan dikantornya,  Senin (27/5).

Menurutnya, hal ini dinas telah  mengeluarkan edaran, agar semua siswa yang datang untuk mendengar hasil kelulusan harus mengenakan pakaian adat daerah  dengan didampingi orangtua masing-masing.

” Upaya ini dilakukan dengan tujuan agar mencegah dan meminimalisir terjadinya kegaduhan di jalanan yang dibuat oleh para siswa-siswi lalu melakukan aksi ramai-ramai mencorat-coret pakaian seragam mereka,  hal ini tentu akan sangat merugikan,  baik itu kemacetan lalu-lintas, maupun untuk psikologi anak sendiri,  karena ini bukan suatu kebiasaan yang baik,” terangnya.

Filmon Lulupoy mengaku,  aksi mencorat-coret pakaian seragam sekolah merupakan aksi yang sangat negatif,  dan Kota Kupang bersyukur karena setiap tahun jumlah anak yang turun ke jalan untuk merayakan kelulusan dengan mencoret pakaian seragam sudah berkurang.

“Setiap tahun memang berkurang dari tahun-tahun sebelumnya,  diharapkan hal seperti ini jangan sampai menjadi tradisi bagi anak-anak penerus bangsa,  masih panjang jalan mereka yang harus dipersiapkan dari sekarang,  agar kelak menjadi sumber daya yang berkualitas dan mampu bersaing,” katanya.

Untuk itu,  lanjut Filmon,  untuk memulai suatu kebiasaan yang baik,  harus dimulai dari rumah tangga masing-masing,  para orangtya harus mampu mengntrol anak-anaknya,  jangan sampai turun ke jalan.

Selain itu, tambahnya, sekolah juga mempunyai peranan penting untuk mengarahkan siswa-siswinya untuk merayakan kelulusan dengan bersyukur dan merayakannya dengan cara-cara yang baik.

“Karena itu,  kami selalu memberikan surat agar semua sekolah mengadakan pengumuman kelulusan di sekolah, orangtua datang bersama anak-anaknya dan mengenakan pakaian adat daerah,  juga bersama guru-guru berdoa dan beryukur atas kelulusan yang dicapai,” ungkapnya.

Dikatakanya, hasil ujian nasional yang akan diumumkan,  tahun ini juga akan di gabungkan sekaligus dengan penerimaan nilai ujian semua siswa jadi kedua momen ini digabungkan pada 29 Mei mendatang.

“Kedua momen ini sangat penting bagi semua siswa,  guru dan para orangtua,  karena itu,  semua sekolah sudah diimbau untuk mengirimkan undangan kepada para orangtua,  agar bisa menghadiri secara langsung acara ini,” tuturnya.(Yon)

Berikan Komentar Anda.