Home Olahraga Coaching Clinik Futsal Kota Kupang Hadirkan Pelatih Asal Mataram

Coaching Clinik Futsal Kota Kupang Hadirkan Pelatih Asal Mataram

76
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com,-Sebanyak 25 orang peserta  dari masing-masing kelurahan di Kota Kupang akan mengikuti  coaching clinik futsal Walikota cup 2019.

Ketua panitia futsal Walikota Cup 2019, Djuneidi Kana, didampingi salah satu pelatih yang didatangkan panitia dari Mataram yakni Bagus Nugraharja, Rabu (25/9) menuturkan coaching clinik merupakan rangkaian rencana pelaksanaan turnamen futsal walikota cup 2019 antar kelurahan, yang akan digelar dalam waktu dekat. Sehingga coaching clinik ini menjadi awal bagi para peserta untuk dipersiapkan menjadi pelatih yang akan mendampingi masing-masing tim per kelurahan.

“Kami mendatangkan dua pelatih dari Mataram yakni Coach Bagus Nugraharja ( Pelatih Kiper Vamos Mataram) dan Coach Bongsu Hasibuan ( Pelatih Kepala Vamos Mataram). Tim Vamos Mataram adalah juara Liga Futsal Profesional tiga tahun terkahir  yakni tahun 2017, 2018 dan 2019, yang meraih juara peringkat 7 Asia, guna membagi ilmu mereka bagi peserta (pelatih) futsal dari masing-masing tim per kelurahan yang akan digelar pada coaching clinik  besok, Kamis (26/9/2019),” Lanjutnya. Dan untuk saat ini sebanyak 25 orang yang akan mengikuti kegiatan coaching clinik selama tiga hari diantaranya classroom dan praktek lapangan.

“Untuk coaching clinik classroom akan dilaksanakan di aula rumah jabatan walikota, dan untuk praktek lapangan akan digelar dilapangan futsal Oepoi Kupang,” ungkapnya.

Dia mengaku, dengan usai coaching clinik, baru akan dilanutkan dengan turnamen  futsal walikota cup antar kelurahan. “Kegiatan futsal walikota cup 2019 ini merupakan kompentisi pertama, sehingga diharapkan melalui turnamen ini semua bisa ikut terlibat guna dapat memasyarakatkan futsal sampai ke semua masyarakat di Kota Kupang,” pintanya .

Sementara itu, pelatih tim Liga Mataram Bagus Nurgahaja mengatakan, kegiatan classroom akan mengulas teori sebagai dasar sebelum melakukan praktek lapangan.

Kegiatan coaching clinik ini diselenggarakan selama tiga hari, dimana hari pertama difokuskan pada ulasan teori, sementara hari kedua dan ketiga peserta akan melakukan praktek lapangan. “Karena dinilai seorang pelatih lebih banyak dilapangan maka tentunya akan jenuh kalau hanya fokus pada teori,” ujarnya.

Lebih jauh Dikatakanya, dengan kehadiran di Kupang sebagai suatu kehormatan, karena kebutulan sebagai pelatih di tim liga pro tentunya tidak salah membagikan ilmu yang dimiliki kepada orang lain.

“Sebagai pelatih tentunya memiliki harapan kedepan futsal di daerah mampu berkembang guna berimbas hingga ke tingkat nasional, tutupnya. (Yon)

Berikan Komentar Anda.