Home Ekbis Dekatkan Layanan Kesehatan, Pemkot – BPJS Jalin Kerja Sama

Dekatkan Layanan Kesehatan, Pemkot – BPJS Jalin Kerja Sama

601
0
SHARE

KUPANG, Terantt.com — Dalam rangka mendekatkan dan meningkatkan pelayanan kesehatan, Pemerintah Kota Kupang menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Kupang. Hal tersebut berkaitan dengan perluasan dan pendekatan layanan kepersertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Untuk kelancaran kerja sama tersebut ditandai dengan Penandatangan kerja sama oleh Sekda Kota Kupang, Bernadus Benu bersama pimpinan BPJS Subkam, disaksikan Asisten I Yos Rera Beka dan para camat di ruang Garuda Balai Kota, Rabu (7/5/2017).

Subkam mengatakan, kerja sama tersebut sebagai upaya mempermuda dalam pendekatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat sebagai peserta.

Sesuai data, Lanjutnya, peserta JKN-KIS di Kota Kupang baru mencapai 25 persen, artinya masih ada 48 persen yang belum mendaftar. Oleh karena itu, dengan kerjasama yang dilakukan ini diharapkan dapat membuka cenel pendaftaran di kantor – Kantor kecamatan.

“ Program kesehatan ini merupakan program unggulan Presiden Jokowi, sehingga pelayanan kesehatan perlu di lakukan. Untuk itu dengan melakukan kerja sama sebagai upaya untuk mendekatkan dan mempermuda pelayanan pendaftaran bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, dengan dilakukan kerja sama tersebut, maka masyarakat yang belum masuk sebagai peserta tidak perlu lagi melakukan pendaftaran ke kantor BPJS, tapi bisa dilakukan di kantor camat.

” Kami tentunya berharap dukungan pemerintah guna program ini bisa berjalan dengan baik,” pintanya.

Sementara itu Sekretaris Kota Kupang, Bernadus Benu mengatakan, kerjasama yang telah dilakukan ini adalah salah satu upaya pendekatan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu para camat dapat menyampaikan hal ini kepada masyarakat.

“ Saya minta para camat segera menyampaikan kepada masyarakat bahwa pendaftaran sudah bisa dilakukan di kecamatan,” pintanya.

Selain itu juga, tambahnya, masyarakat harus benar-benar diperhatikan saat mendaftar, jangan dipersulit. Sebab kerja sama tersebut untuk mempermuda bukan untuk mempersulit, sehingga para camat harus dapat melakukan pengawasan.

“ Saya harap tidak boleh terjadi miss komunikasi, tetapi harus terus tingkatkan koordinasi agar semua bisa berjalan dengan baik dalam pelayanan kepada masyarakat,” katanya. (raf)

Berikan Komentar Anda.