Home Politik Diduga Ada Kecurangan, TPS 1 Nubalema Hitung Ulang

Diduga Ada Kecurangan, TPS 1 Nubalema Hitung Ulang

541
0
SHARE

Adonara, terasntt.com — Diduga ada kecurangan ketika perhitungan suara di tingkat TPS untuk DPRD kabupaten, maka TPS 1 Desa Nubalema, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur dipaksa hitung ulang saat pleno tingkat kecamatan, Rabu (24/4/2019). Hal ini terbukti suara Frans Aranuna caleg Partai Garuda yang dicurangi ada saat perhitungan itu, bahkan ditemukan lebih banyak kecurangan, yakni beberapa suara dari caleg lain yang tidak ada di C1 ternyata ada dalam perhitungan ulang, bahkan cukup signifikan, lalu dibuat berita acara perubahan untuk mengembalikan semua suara kepada masing – masing caleg dan partai.

Frans Aranuna, Caleg Partai Garuda selaku pihak yang dirugikan, mengatakan bahwa satu suara itu mahal karena diperoleh dengan kerja keras, pengorbanan tenaga, biaya dan keringat bercucuran sehingga hak pemilih itu harus dilindungi.

” Yang saya tuntut harus ada keadilan. Sehingga saya minta kasus ini dilanjutkan karena satu suara itu mahal. Dan aturan harus ditegakan,” ujar Frans.

Ketua PPK Adonara Tengah, Florentinus Lanang mengatakan, bahwa sebagai penyelenggara ketika ada pengaduan warga pemilih di Desa Nubalema tetap disikapi walau tidak ditemukan C2 yakni surat keberatan, namun ada pengaduan ke Panwascam, maka dibuka dan terbukti ditemukan suara Partai Garuda walau terbakar, sehingga sebelumnya hanya 2 suara yang terbakar terjadi  penambahan 3 menjadi 5 suara.

” Memang kami tidak temukan C2 yaitu surat keberatan. Tapi ada pengaduan kepada Panwas sehingga Panwas merekomendasikan untuk dibuka dan dihitung ulang dan saat dibuka ada temuan tapi terbakar dan juga terjadi perubahan perolehan suara pada partai lain. Dan sebagai penyelenggara teknis sudah menjalankan tahapan ini dan selanjutnya terkembali kepada partai dan korbannya,” tegas Lanang.

Sementara ketua Panwascam, Maksimus Boleng Laga mengatakan, bahwa pengaduan itu benar adanya dan terbukti ada satu suara dari partai Garuda saat perhitungan ulang.

” Pengaduan itu kami sikapi dengan membuka kotak suara dan menghitung ulang lalu atas kesepakatan bersama semua pihak dibuat berita acara perubahan dan mengembalikan semua suara kepada masing – masing partai. Klarifikasi kami sampai di tingkat kecamatan selesai,” tegasnya.(mas)

Berikan Komentar Anda.