Home Daerah Dinkes Akan Keluarkan Pendataan Malaria Secara Akurat Dengan Nama Si Pelari

Dinkes Akan Keluarkan Pendataan Malaria Secara Akurat Dengan Nama Si Pelari

133
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com,- Dinas Kesehatan Kota Kupang berencana akan keluarkan sistim pelaporan data  malaria secara akurat dengan nama  “Si Pelari” ( Sistim Pelaporan Maria).

Si Pelari yang akan diterapkan ini dengan tujuan agar Kota Kupang sudah bisa memperoleh sertifikat eleminiasi malaria.Karena sesuai RPJN pada tahun 2030 Indonesia sudah harus masuk eleminasi malaria.Dan untuk Kota Kupang sendiri ditarget 2020 sudah bisa eleminasi malaria.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsi kepada wartawan, Selasa (9/4) .

Ia menjelaskan, sesuai Permenkes Nomor 293 Tahun 2009,  secara dukungan dilihat dari kasus malaria yang terjadi pada suatu daerah setempat mengalami penurunan atau tidak ada sama sekali.Dan hal ini  bagi Kota Kupang secara hasil kunjungan pra elminiasi oleh Kemnkes Kota Kupang  sudah sangat memenuhi syarat, dimana untuk tiga tahun berturut angka kasus malaria menurun.

Namun, lanjutnya dalam kunjungan dari Kementerian pada pra eliminasi di Kota Kupang pada akhir 2018, secara angka  kejadian didaerah setempat sudah bisa, tetapi masih mengalami kekurangan sistim pelaporan yang belum terlalu efektif.

“Memang secara aplikasi dari Kemenkes sudah ada yakni e-sismal yakni pelaporan pencatatan malaria berbasis elektronik, namun belum terlalu efektif digunakan oleh semua Puskesmas dalam pelaporannya,” ujarnya.

Oleh karena itu, Dikatakanya berkaitan dengan  dengan Diklat Kepemimpinan, dimana seorang pemimpin  dituntut bagaimana dapat menciptakan suatu inovasi baru dalam mendukung  program  pemerintah daerah setempat. Maka dari itu, tambahnya, melalui Dinas Kesehatan akan menerapkan sebuah sebuah  rancangan proyek perubahan dengan  nama “Si Pelari” akurat mempercepat perolehan sertifikat eliminasi malaria bagi Kota Kupang.

“Dalam memproleh sertifikat eliminasi malaria sangat dibutuhkan adannya dukungan dari kepala daerah setempat.Maka dari itu rancangan perubahan Si Pelari ini, kami akan mengajukan secepatnya ke kepala daerah guna dikeluarkanya surat keputusan sebagai dasar Kota Kupang mendukung eleminasi malaria,” katanya.

Ditambahnya ,penandatangan  dukungan tersebut  sesuai rencana pelaksanaan dilakukan bertepat pada Hari Malaria yang jatuh pada 25 April 2019.

“Ya melalui sistim ini, tentunya kami juga memohon dukungan dari seluruh Puskesamas  yanga ada selaku pelaksananya, dan  juga para anggota DPRD terhormat khususnya komisi IV yang membidangi kesehatan, sehingga apa yang diharapkan bisa terlaksana secara baik demi kemajuan daerah ini. (Yon)

 

Berikan Komentar Anda.