Home Politik Disinyalir FCB Dibangun Tanpa IMB, Fungsi PUPR dan Pol PP Dipertanyakan

Disinyalir FCB Dibangun Tanpa IMB, Fungsi PUPR dan Pol PP Dipertanyakan

691
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com — Pembangunan Rumah Makan Fried Chiken Brotus (FCB) di jalan WJ. Lalamentik Kota Kupang persis di samping kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan NTT, disinyalir tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Pembangunan gedung ini menyalahi aturan yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 tahun 2012, tentang Rencana Detai Tata Ruang (RDTR). Sesuai Perda, bangunan di sepanjang jalan protokol wajib berjarak 15 meter dari garis sepadan jalan.

“Bangunan tersebut disinyalir belum ada IMB. Bangunan itu juga tidak memenuhi syarat untuk Garis Sempadan Jalan dan Garis Sempadan Bangunan sesuai Perda tentang RDTR, sebab jarak bangunan hanya satu hingga dua meter dari badan jalan,” kata Anggota Komisi I DPRD Kota Kupang dari Fraksi PDIP, Adrianus Talli, di Gedung DPRD setempat, Kamis, (22/2/2018)

Adrianus Talli mempertanyakan peran dan fungsi dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang yang memberikan Advice Planning, serta aparat Polisi Pamong Praja sebagai penegak Perda, yang terkesan membiarkan pembangunan rumah makan tersebut tetap berjalan walau menyalahi aturan.

“Jika pembangunan rumah makan FCB tersebut tetap berlanjut tanpa ada tindakan tegas yang diambil, maka pemerintah telah melakukan tindakan diskriminasi. Pemerintah terkesan membiarkan pengusaha menyalahi aturan, sedangkan pada masyarakat pemerintah tegas mengabil tindakan.

Selain itu, dapat juga disinyalir adanya oknum dari Dinas PUPR dan Pol PP sebagai aparat penegak Perda yang “bermain mata” dengan pengusaha,” kata Talli.

Untuk itu, sebagai wakil rakyat maka Adrianus Talli meminta Walikota Kupang harus tanggap serta serius menanggapi persoalan tersebut. Hal itu bertujuan agar kedepan tidak akan ada lagi pengusaha yang membangun tanpa menuruti ketentuan daerah yang berlaku di Kota Kupang. (rafael l pura)

Berikan Komentar Anda.