Home Ekbis Gaji Belum Dibayar, Karyawan PT Flobamor Datangi DPRD Kota

Gaji Belum Dibayar, Karyawan PT Flobamor Datangi DPRD Kota

234
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com – Gaji belum dibayar selama dua bulan, Puluhan Karyawan PT Flobamor, mendatangi kantor DPRD Kota Kupang, Kamis, (16/8/2018). Kedatangan mereka diterima Komisi IV. Selanjutnya, Digelar Rapat Dengar (RDP).

Mediator Karyawan Flobamora, dari Dinas Nakertrans Kota Kupang, Ada Boy Pello megatakan, pihaknya telah memanggil Pimpinanan PT Flobamora sebanyak dua kali untuk dimintai keterangan.

“Namun dalam mediasi itu, pihak Flobamor belum memberikan kepastian kapan gaji mereka akan dibayar,” ujarnya.

Pihaknya kembali melakukan penggilan lagi, dan langsung dihadiri Pimpinan PT Flomabor. Dalam mediasi itu, pimpinan Fobamor menjelaskan perusahannya lagi mengalami masalah keuangan.

“Namun begitu, mediasi itu kemudian menghasilkan kesepakatan, bahwa gaji mereka akan dibayar dengan sistem cicil, namun sampai sekarang belum dibayar,” ujarnya.

Pello mengaku, mengenai hal ini, sesuai aturan, pihak Nakertrans tidak bisa mengintervensi, namun hanya melakukan pemantauan saja.

“Kami tidak bisa mengintervensi, kami hanya melakukan pemantauan, sejauh mana pihak PT Flobamor melakukan pembayaran,” ujarnya.

Namun dalam perjalanan hingg saat ini, PT Flomora tak kunjung juga melakukan pembayaran, sehingga pihaknya, mengarahkan untuk digelar RDP bersama Komisi IV.

Diakui Pello, permasalahan seperti ini, seharusnya bidang pengawasan Nakertrans Propinsi mengambil tindakan. namun sejauh ini, pihakanya belum melakukan koordinasi.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi IV, Livingston Ratu Kadja mengatakan, seharusnya pihak Nakertans Kota terlebih dahulu berkoordinasi dengan Bidang pengawasan Nakertrans Propinsi.

“Sehingga maslah ini bisa terselesaikan dengan tahapan-tahapan yang ada,” ujarnya.

“Seharusnya sebelum ke DPR, Nakertrans Kota memberikan penjelasan, bahwa mengingat kewenangan kami hanya sampai disini, ada satu lagi lembaga di propnsi yang memopunyai kewenangan lebih besar untuk ini,” sebutnya.

Livingston mengatakan, jika langkah ini terlebih dahulu ditempu, maka akan dengan muda menyelesaikannnya, dengan posisi ini, DPRD Kota bisa menyurati bidang pemgawasan untuk menjelaskan masalah ini.

“Agar nanti kita panggil mereka untuk RDP, tahapan ini sudah Clear,” ujarnya.

Untuk itu, Livingston menyarankan agar terlebih dahulu berkonsultasi dengan bidang pengawasan Nakertrans Propinsi. Setelah itu, baru digelar RDP kembali.

Rencananya, RDP ini akan digelar kembali pada selasa, (22/8/2018) mendatang. (raf)

Berikan Komentar Anda.