Home Nasional Genjot Prolegnas, DPR Pangkas Masa Reses

Genjot Prolegnas, DPR Pangkas Masa Reses

808
0
SHARE
DPR sepakat memangkas masa reses anggota dewan menjadi 17 hari. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)

Jakarta, CNN Indonesia — Dewan Perwakilan Rakyat memangkas jatah masa istirahat dari kegiatan bersidang di parlemen, atau biasa dikenal dengan masa reses.

Keputusan itu disampaikan langsung oleh Ketua DPR Ade ‘Akom’ Komarudin usai menggelar rapat pengganti Badan Musyawarah (Bamus) bersama jajaran pimpinan fraksi, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT), Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP), dan Sekretariat Jenderal (Setjen).

“Kami tadi telah memutuskan bahwa masa reses dari biasanya sebulan lebih, bahkan 1,5 bulan atau lima minggu, menjadi 17 hari saja,” kata Akom di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (27/1).

Menurut Akom, pengurangan masa reses dilakukan untuk mengejar target legislasi tahun 2016 yang telah ditetapkan dalam rapat paripurna Selasa (26/1) kemarin. Sebanyak 40 Rancangan Undang-Undang (RUU) menanti dituntaskan oleh para anggota dewan.

Adapun rincian 17 hari masa reses anggota dewan itu diantaranya, sembilan hari untuk kunjungan perseorangan, lima hari kunjungan kerja komisi, dan tiga hari sosialiasai UU.

Sementara jatah reses bagi anggota dewan yang merangkap sebagai anggota MPR dan memiliki tugas sosialisasi empat pilar akan dibahas lebih lanjut dalam Bamus.

Selain itu, Akom menyatakan kunjungan anggota dewan ke luar negeri juga dibatasi. Kunjungan luar negeri saat ini hanya diperbolehkan untuk Komisi I yang bermitra dengan Kementerian Luar Negeri, Komisi VIII yang mengawasi penyelenggaraan ibadah haji, dan BKSAP.

“Untuk komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD) yang bersifat tetap, diberi kesempatan kunjungan pengawasan setahun sekali,” kata Akom.

Berikan Komentar Anda.