Home Daerah Gunung Sunu, Firdaus Kecil Amanatun Selatan Menebar Pesona

Gunung Sunu, Firdaus Kecil Amanatun Selatan Menebar Pesona

1140
0
SHARE

Soe, terasntt.com — Potensi obyek wisata di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) terus bermunculan walau tanpa sentuhan. Banyak wisatawan membanjiri oyek – obyek tersebut walau tidak dikelola secara maksimal dan kini muncul lagi puncak Gunung Sunu dengan anorama alam yang menggoda Amanatun Selatan.

Tempat ini sering digunakan warga setempat untuk merayakan pergantian tahun. Selain udara puncak itu sejuk juga keindahan alam sangat mempesona diselimuti kumpulan awan yang menawan membuat para pengunjung beta dan enggan beranjak pulang.

Puncak Sunu ini memiliki banyak keunggulan, ketika kita berada di puncak tersebut bisa melihat wilayah Amanatun Raya, juga Kabupaten Malaka hingga di kejauhan mata memandang kedap kedip lampu negara tetangga Australia pada pukul 4.00 pagi hari.

Selain itu ada telaga kecil di puncak gunung berbentuk batu tungku, area panjat tebing, hutan lumut di atas gunung, kaktus dan bebatuan. Di bagian timur ada Tubtenu yang artinya tiga bukit kecil yang mengandung nilai sejarah,
Pagar batu berbentuk rumah.

Untuk menuju puncak itu di tempuh kurang lebih satu jam melintasi jalan yang belum terakses dengan baik.

Kepala Desa Sunu, Nithanel Benu, saat dieawancarai, Selasa (13/8/2019) mengaku baru terpikir olehnya untuk menjadikan spot Gunung Sunu sebagai obyek wisata desa.

Menurutnya setelah perayaan HUT RI ke 74 ia bersama camat Amanatun Selatan dan beberapa perwakilan pemuda TTS melakukan survey sekaligus meramu sebuah konsep pengelolaan untuk mengeksplorasi potensi puncak gunung tersebut yang dianggap sebagai Firdaus Kecil Amanatun Selatan.

Lanjutnya kebutuhan mendesak saat ini adalah akses jalan menuju puncak agar lebih memudahkan pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam dari ketinggian.

” Sudah pernah ada rencana membangun seribu tangga menuju puncak namun belum terealisasi hingga kini,” ujarnya.

Menurut pria humoris ini, sebagai penguasa wilayah ia sudah punya bayangan harus diapakan dan bagaimana memoles potensi wisata alam tersebut.

Karna itu tahun 2020 ia akan mengalokasikan dana desa lewat penyertaan modal pada BUMDES agar pembangunan infrastruktur pendukung dikerjakan secara bertahap.

” Kita targetkan puncak Gunung Sunu jadi obyek wisata desa yang menarik wisatawan lokal maupun asing untuk mengunjungi wilayah Amanatun,” katanya dengan nada optimis.

Masih menurutnya keindahan puncak Sunu yang begitu mempesona memang belum tersentuh karena itu untuk menjaga keaslian tempat tidak perlu lakukan perubahan ektrim hanya membutuhkan Lopo, tempat duduk, MCK, tempat minum untuk membuat pengunjung nyaman dan menikmati alam sekitarnya.(sys)

Berikan Komentar Anda.