Home Ekbis Hilangkan data Penerima Bantuan Pemerintah, Walikota Kupang Ancam Pecat Lurah

Hilangkan data Penerima Bantuan Pemerintah, Walikota Kupang Ancam Pecat Lurah

167
0
SHARE

Kupang, terasntt.com — Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH mengancam akan memberhentikan Lurah yang secara sengaja menghilangkan data Rumah Tangga Penerima Manfaat (RPM) untuk mendapatkan BPNT/Rastra.
Penegasan itu disampaikan Jefry saat dalam sambutannya saat membuka kegiatan bimbingan teknis bagi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, Rukun Warga dan Rukun Tetangga Kelurahan se-Kota Kupang yang berlangsung di Aula Hotel Cahaya Bapa, Selasa (10/9).
“Saya minta maaf, saya terpaksa tegas kepada para Lurah, saya selalu katakan akan memberhentikan oknum Lurah apabila kedapatan dengan sengaja menghilangkan atau menghapus nama orang/keluarga yang mendapat Rastra. Saya berharap agar di tahun depan semua masyarakat yang tergolong tidak mampu yang belum mendapatkan Rastra, dapat mendapatkan bantuan. Jika perlu Pemerintah Kota Kupang akan anggarkan apabila kemampuan pusat terbatas,” tandasnya.
Hingga saat ini kata Jefri, tercatat 26.000 warga Kota Kupang masuk dalam Rumah Tangga Penerima Manfaat (RPM) untuk mendapatkan BPNT/Rastra.
Dalam kegiatan yang dihadiri Asisten Pemerintahan Sekda Kota Kupang, Drs. Yoseph Rera Beka dan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Kupang Ir. Yohana Koeain, M.Si itu, ia mengingatkan seluruh Ketua RT bersama RW dan LPM agar terlibat dalam pendataan RPM.
Menurutnya, hal itu dimaksudkan agar program itu tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
“RT, RW maupun LPM harus netral dan tidak pandang bulu saat pendataan masyarakat di wilayah masing-masing yang akan menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Rastra),” katanya.
Para Ketua LPM dan RT/RW juga diingatkannya supaya membantu mencatat warga yang berhak mendapatkan bantuan.“Jangan ada diskriminasi dan nama-namanya agar diserahkan ke Lurah masing-masing untuk kemudian direkap melalui Dinas Sosial,” tandasnya Jefri juga mengingatkan agar 26.000 RPM yang terdata di Dinas Sosial Kota Kupang, untuk mendapatkan BPNT/Rastra data penerima harus masuk dalam Basis Data Terpadu. “Jika belum ada, para Lurah harus segera mengusulkan nama-nama tersebut ke Dinas Sosial Kota Kupang. Ini terus menerus saya tegaskan kepada para camat dan lurah” ujarnya.(V5)

Berikan Komentar Anda.