Home Daerah Jefri Riwu Kore Pesan Ketua RT/RW Soal Proses Pembangunan di Kota Kupang

Jefri Riwu Kore Pesan Ketua RT/RW Soal Proses Pembangunan di Kota Kupang

77
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com,- Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore pesan bagi para Ketua RT dan RW soal proses pembangunan di Kota Kupang.

“Saya ingin sampaikan beberapa hal kepada bapak dan ibu serta saudara, guna disampaikan kepada masyarakat bahwa,   proses pembangunan yang saat ini sedang berjalan dengan  berbagai perubahan sesuai harapan dari kita semua,”  kata Jefri Riwu Kore melalui sambutannya pada acara pelantikan para Ketua RT dan RW se-Kecamatan Oebufu, Selasa (19/2).

Ia mengatakan, ada beberpa hal yang menjadi perhatian bagi kota ini yakni pelayanan publik  harus lebih bagus.Sehingga ini menjadi memjadibtugas dari para Ketua RT dan RW sebagai garda terdepan di wilayah masing-masing dalam menerapkan sistim pelayanan publik secara baik dan bagus.

“Memang untuk pelayanan publik ini nantinya akan dibicarakan secara khusus.Namun, disamping itu soal pembangunan dikota ink dilihat masih banyak kekurangan yang perlu mendapat perhatian serius yakni penerangan, infratruktur jalan,dan  air bersih dan drainase serta masalah kebersihan juga masih sangat parah,” lanjutnya.Untuk itu hal ini menjadi fokus perhatian kedepan nantinya “Untuk infrtastruktur jalan ini saya agak bingung, karena selama ini kita tidak pernah mengusulkan ke pemerintah pusat soal jalan terutama jalan ke masuk diwilayah kelurahan tidak masukan untuk diusulkan.Sehingga saya sudah sampaikan ke kepala dinas PUPR guna dimasukan, karena jika tidak maka akan memberatkan APBD di kota ini,” ujarnya.

Menurutnya, semua ini harus dimasukkan dan usulkan, karena dana APBD yang ada hanya mampu melakukan pekerjaan pada bebearapa titik jalan terutama jalam utama yang ada di kota ini,” Kebutulan  kita ada kenalan di Jakarta, guna dapat membantu mengatasi akan persoalan ini,” katanya.

Oleh karena, katanya soal pekerjaan infrastruktur jalan gang di kelurahan masih banyak belum dapat terjawab, bukan karena pemerintah tidak memperhatikannya atau tutup mata, namun karena kondisi APBD yang tidak mencukupi.Untuk itu hal ini kiranya dipahami secara baik oleh masyarakat.” Mohon maaf soal hal ini  sebab keuangan kita terbatas, dan tahun ini saya baru minta ke pusat, karena baru tahun ini saya tangani anggaran, sebab sudah  tahun ini, dimana tahun kemarin kita menggunakan anggaran kepemimpinan yang lama,” katanya.

Selain itu, lanjutnya disadari dalam pelayanan kepada masyarakat tidak mungkin tidak dapat terlaksana 100 persen, karena masih banyak kekurangan baik  sarana pendukung dan juga kesejatheraannya.” Sekali lagi saya sampaikan permohonan maaf belum dapat bicara anggaran untuk meningkatkan biaya operasinal para ketua RT dan RW.Sehingga tahun depan saya  akan usulkan untuk ditingkatkan biaya operasional RT dan RW.Karena tahun ini mungkin karena saya terlalu sibuk tidak sempat shering.Yang naik  ini hanya esalon III, IV dan esalon II yakni tunjangan kinerja,” katanya.

Namun, tambahnya dengan akan dinaikan biaya operasinal RT dan RW ini tentunya ada timbal balik yakni saling membantu melaksanakan akan program dalam memajukan pembangunan  dan kesejtheraan di kota ini.

“Ya kalau bisa dengan kenaikan biaya operasional dibayar pertahun tapi kalau bisa perbulan dibayar tidak kes , namun secara tunai melalui rekening para RT,” lanjutnya.Tetapi dengan naik ini para RT dan RW harus mengetahui akan pekerjaan pokoknya.(Yon)

Berikan Komentar Anda.