Home Pendidikan Jokowi : Jangan Sampai Demokrasi Merusak Persaudaraan

Jokowi : Jangan Sampai Demokrasi Merusak Persaudaraan

293
0
SHARE

Kupang,  Terasntt. com — Presiden RI,  Joko Widodo mengingatkan rakyat agar tidak  terpancing oleh suasana di medsos yang saling menyerang. Kita harus tunjukkan tradisi orang Indonesia yang santun, yang saling menghargai, jangan sampai proses demokrasi merusak hubungan baik persaudaraan dan kerukunan dalam masyarakat.

“Terlalu besar biayanya untuk memperbaiki kerusakan yang mungkin terjadi pabila rusak hubungan persaudaraan ini,” kata Jokowi ketika memberikan kuliah umum dengan tema ” Multikulturalisme dan politik kebangsaan dalam mewujudkan Indonesia berkemajuan” di Kampus Unversitas Muhammadyah Kupang,  Senin (8/1/2018) siang.

Menurutnya, perubahan yang ada merupakan dampak dari perkembangan teknologi harus disikapi dengan cepat pula, untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. Penting sekali bagi mahasiswa, terutama bagi universitas untuk menanamkan awareness terhadap perubahan-perubahan dunia yang terjadi.

Pergeseran pola konsumsi masyarakat sudah mulai terjadi di kota besar. Perubahan dan inovasi terus terjadi, maka cara kerja pemerintahan pun harus cepat. Kemunculan peluang dalam era kompetensi harus dilihat secara jeli oleh mahasiswa dan pendidik dalam universitas.

Ia mengatakan Fakultas Ekonomi Digital,  Retail Manajemen dan toko online adalah penting untuk dikembangkan oleh pihak universitas.

” Jumlah wiraswastawan, para enterpreneur harus terus ditambah. Catatan bank dunia RI baru pada angka 3,3 % dan berada pada rangking 90 dari 170 negara. Masih sangat rendah dibanding negara lain yang sudah rata-rata 7%,” katanya.

Sementara Rektor Muhammadiyah, Zainur Wula, dalam ceramahnya berpesan anugrah dan kodrat sebagai bangsa yang multikultural patut disyukuri.

” Kita harus menyadari bahwa semua yang ada di republik ini adalah saudara sebangsa dan setanah air. Satu hal yang bisa mengikat adalah politik kebangsaan. Ini sangat penting untuk terus menerus di perkuat mengingat tahun 2018 akan diadakan pemilu serentak di 171 daerah di Indonesia,” katanya. (erm)

Berikan Komentar Anda.