Home Daerah Kasus Malaria di Kota Kupang Tiga Tahun Terakhir Menurun

Kasus Malaria di Kota Kupang Tiga Tahun Terakhir Menurun

96
0
SHARE
Foto : Istimewa

Kupang, Terasntt.com,-Upaya pengendalian malaria yang dilakukan Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Kesehatan Kota Kupang membuahkan hasil.Keberhasilan ini terbukti dengan terus menurunnya angka kesakitan atau Annual Parasite Incidenci (API) di Kota Kupang tiga tahun terakhir.

Kepala P2P Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsi yang ditemui di ruangkerjanya, Selasa (5/12) menjelaskan, berdasarkan data angka kesakitan atau Annual Parasite Incidenci (API) di Kota Kupang setiap tahun mengalami penurunan.Dimana pada tahun 2015 sebesar 1,2 persen per 1000 penduduk.

Dan ditahun 2016, lanjutnya sebesar 0,4 persen per 1000 penduduk, serta di tahun 2017 sebesar 0,2 persen per 1000 penduduk.” Dari angka-angka  ini menunjukkan bahwa API di wilayah Kota Kupang dari tahun ke tahun terjadi penurunan,”  tambahnya, angkan tetapi Kota Kupang tentunya tidak terpaku dari keberhasilan tersebut, namun pemerintah kota melalui Dinas Kesehatan masih terus melakukan surveilans yang lebih ketat karena Kota Kupang merupakan pintu masuk Provinsi NTT dari berbagai daerah.

“Walaupun API dari tahun ke tahun menurun, tapi kami terus meningkatkan  kewaspadaan secara cepat dan akurat,” ujarnya.

Dijelaskannya, salah satu kebijakan dalam program eliminasi malaria yang terus dilakukan adalah semua penderita klinis yang ditemukan hatus dianogsa dengan pemeriksaan mikroskopis.

Selain itu, tambahnya peningkatan kualitas pelayanan laboratorium secara berjenjang dan berkesenambungan, yakni dengan melakukan pelatihan mikroskopis malaria bagi tenaga analis Puskesmas, rumah sakit

“Untuk pelatihan tenaga analis kami lakukan kerjasama dengan  Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Kesehatan (Labkes) Provinsi NTT , yanh dilaksanakan selama lima hari yakni dari tanggal  3 sampai 7 Desember 2018 di UPTD  Labkes NTT, dengan  diikuti  20 tenaga analis dari 8 rumah sakit umum , 11  Puskemas  dan satu tenaga anlisis dari Dinkes,” tuturnya.(Yon)

Berikan Komentar Anda.