Home Daerah Kekurangan Guru, Camat Fatukopa Mengajar Di SD Nunfutu Sejak Juli Lalu

Kekurangan Guru, Camat Fatukopa Mengajar Di SD Nunfutu Sejak Juli Lalu

107
0
SHARE

Camat Fatukopa, Abe Nanbu saat  mengajar di SD Nunfutu/ foto erik

Soe, terasntt.com — Sekolah – sekolah di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) masih banyak kekurangan guru. Salah satunya SD Inpres Nunfutu di Kecamatan Fatukopa, akibatnya camat setempat, Aba Nenabu merangkap sebagai guru di sekolah tersebut sejak bulan Juli 2019 lalu.

Hal ini dilakukannya karena melihat sekolah tersebut kekurangan guru dan merasa terpanggil untuk ikut membantu berbagi ilmu demi anak – anak di wilayahnya tanpa meminta bayaran.

Saat diwawancarai via telpon, Selasa (26/11/2019) pagi, Abe Nenabu, mengisahkan tentang apa yang telah dilakukannya demi masa depan anak – anak.

Menurut pria yang sudah tiga tahun menjadi camat ini, mengajar bukan hal yang baru baginya. Sebelumnya juga hal yang sama dilakukan di SD GMIT Kiki, karena prinsipnya pengembangan SDM sejak dini sangat diperlukan bagi generasi penerus bangsa.

Sikap yang tulus ini terus mendorongnya karena saat itu kepala sekolah SD GMIT vakum dan ketiadaan guru, membuatnya prihatin dengan keadaan siswa/i di sekolah tersebut sehingga selama tiga bulan ia harus mengajar.

Persoalan yang sama terjadi di SD Inpres Nunfutu , sehingga ia merasa terpanggil untuk mengajar.

” Saya lakukan itu bukan untuk mencari pujian atau apalah, itu karena peduli terhadap anak – anak dan memang saya orangnya bergaul dekat masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan jika melihat hal seperti itu, tidak bisa diam saja, namun apa yang harus dibuat, karena masa depan anak – anak adalah tanggung jawab bersama.

Menurutnya masih banyak anak yang belum bisa membaca dan menulis meski sedang duduk dalam bangku pendidikan akibat kekurangan guru, tentunya jarang memperoleh ilmu dan ketika mereka lulus pun sangat mempengaruhi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Ia pun berharap kalau bisa pendistribusian guru PNS harus merata dan ke depan jika ada testing PNS perlu diperhatikan formasi untuk daerah terpencil.
Kalau bisa setiap tahun ada CPNS yang didistribusikan ke daerah – daerah seperti ini karena kebutuhan,” harapnya.

Kepala Sekolah SD Inpres Nunfutu Aplonia Hayong saat dikonfirmasi melalui Telpon membenarkan, jika Camat Nenabu sudah mengajar sejak bulan Juli lalu.

Menurutnya hal itu terjadi ketika ada monitoring di sekolahnya, ketika itu belum ada kepala sekolah serta kekurangan tenaga guru sehingga camat menawarkan diri untuk mengajar.

Ia sempat merasa tidak enak karena yang menawarkan diri untuk mengajar adalah seorang camat namun setelah ada komunikasi dan ketulusan yang ditunjukkan oleh sang camat akhirnya ia pun setuju.

” Saya merasa tidak enak namun pak camat bilang, dia iklas dan tidak minta bayaran akhirnya, mulai saat itu beliau mengajar kelas VI dan mata pelajaran PKN,”ujar Aplonia.(sys)

Berikan Komentar Anda.