Home Humaniora Konser Natal SALT dan BMC Bergema di  Atambua

Konser Natal SALT dan BMC Bergema di  Atambua

190
0
SHARE

Atambua,  Terasntt. com — Susuai tema Natal dan Pesan Perdamaian, kelompok Sanggar Belajar Alternatif (SALT) dan Belu Music Community (BMC) menggelar konser Natal Jalanan di pusat keramaian kota Atambua Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Konser ini berlangsung di beberapa titik dari Markas SALT, berpindah ke depan Gereja St Maria Imaculata Katedral Atambua, wilayah pasar lama, depan pusat pertokoan dan berakhir di Halte Kopi yang terletak di Pasar Senggol Atambua, Selasa (26/12/2017).

Suasana konser Natal jalanan di kota Perbatasan Atambua ini kian marak menghadirkan puluhan anggota Kelompok SALT, anak – anak, remaja dan orang dewasa. Sebagian besar anggota SALT yang adalah peserta kursus dengan kreatifitasnya mampu menghipnotis para pengguna jalan yang melintas.

Selain anggota kelompok SALT, sejumlah Musisi ternama kota Atambua yang tergabung dalam BMC juga hadir menghibur masyarakat. Dua Violinist ternama Atambua, Victor Manek dan Lisa Abanit sekaligus pelatih bagi para peserta kursus dan dua Gitaris ternama Romo Filto dan Beni setia mendampingi para pelaku konser ini.

Beberapa lagu yang dikumandangkan secara bersama, diantaranya Joy to the world , We Wish You Marry Christmas, Silent Night, Jingle Bells, Natal di Dusun dan beberapa lagu natal lainnya diiringi alat musik Pianika, Gitar, Saxsofone, Biola, Flute, Sasando, Cello, Harpa dan Angklung dipimpin, Romo Patris Sixtus sebagai dirigent.

Kelompok pentolan Romo Patris Sixtus, Romo Delfi Asa, Agus Pio, Ivon Sulaiman, Viktor Manek, Goris Asa, dan Idus Manek ini menjadikan konser tersebut sebagai momen untuk menyemarakkan suasana perayaan Natal tahun 2017 di kota Atambua.

Pelaksanaan konser itu sendiri adalah yang kedua kalinya digelar sejak SALT terbentuk pada tahun 2016 lalu.

“Kami melaksanakan konser ini sebagai wujud nyata kecintaan kami akan kota Atambua dan memiliki tujuan untuk menyemarakkan suasana perayaan Natal tahun ini. Ini merupakan konser kami yang kedua kalinya,” ungkap Agus Pio.

Agus Pio berharap, melalui konser tersebut penonton semakin termotivasi untuk mencintai musik dan bisa menjadi pelaku musik itu sendiri.

“Melalui iringan alat-alat musik yang dimainkan anggota kelompok SALT dan BMC, saya berharap dari hari ke hari semakin sedikit masyarakat kota Atambua yang menjadi penonton dan bisa berbalik menjadi pelaku musik,” katanya.

Pagelaran konser jalanan inipun memberi kesan tersendiri bagi penonton. Salah seorang warga kota Atambua, Naning mengungkapkan kekagumannya menyaksikan penampilan anggota kelompok SALT yang masih berusia anak – anak dalam melantunkan lagu dan memainkan alat musik.

“Saya sangat bangga dengan penampilan anak-anak ini. Mereka luar biasa, masih kecil tapi sudah hebat bermain musik,”ungkap Naning.

Hal senada disampaikan seorang ibu, Kasih Bere Leki yang juga memberi apresiasi setinggi – setingginya bagi kelompok SALT dan BMC.

“Setelah menonton acara ini, saya merasakan ada sesuatu yang berbeda di kota ini. Kalau dulu di kota Atambua ini tidak ada komunitas musik yang menjadikan ruang publik sebagai tempat untuk berbagi sukacita, kini hal itu mulai nampak secara perlahan. Apresiasi setinggi-tingginya saya berikan untuk semua yang terlibat dan berkorban untuk kegiatan ini. Maju terus SALT dan BMC,” ungkap Kasih Bere Leki penuh semangat.

Sesuai rencana Dewan Pembina, konser ini akan digelar kembali pada Sabtu (30/12/2017) dengan Konser indoor.

“Rencananya, konser ini akan digelar kembali pada Sabtu (30/12) mendatang. Konser di akhir tahun itu nanti digelar dalam Gedung Bete Lalenok, Atambua dengan konsep indoor. Pagelaran dengan konsep indoor nanti akan membuat penonton lebih nyaman menikmati acara konser yang bertajuk perdamaian,” ungkap Romo Patris Sixtus menutup rangkaian kegiatan.

Konser jalanan yang berhasil terselenggara dengan baik ini awalnya diinisiasi Dewan Pembina SALT yakni Romo Patris Sixtus, Romo Delfi dan Agus Pio bekerjasama dengan Keluarga Tanjung di Atambua dan TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI – RDTL Yonif, Sektor Timur Yonif Raider 712/Wiratama.(dit)

Berikan Komentar Anda.