Home Daerah Lebih Suka Yang Instan, Kaum Muda Perlu Belajar  Bertani Sejak Dini

Lebih Suka Yang Instan, Kaum Muda Perlu Belajar  Bertani Sejak Dini

145
0
SHARE

Soe, terasntt.com — Krisna Foundation salah satu LSM Nasional di Kabupaten Timor Tengah Selatan  yang bergerak di bidang pertanian holtikultura merasa perlu melatih anak muda/remaja masuk kebun sejak dini. Ini adalah salah satu cara untuk mencegah kaum muda mencari pekerjaan ke luar daerah bahkan luar  negeri.

Hal tersebut dikatakan Yus Kris Hauoni salah satu mentor Krisna Foundation saat ditemui di kebun sayur kelompok Sonaf Tetaf Kecamatan Kuatnana, Jumat (14/6/2019).

Menurut Kris, jaman sekarang kaum muda lebih suka dengan hal yang instan oleh sebab perlu bimbingan dan pendampingan untuk pengenalan pertanian dan holtikultura serta mendorong mereka belajar  mencintai pertanian dan hortikultura agar dijadikan sebagai sumber pendapatan.

Lebih lanjut katanya Krisna Foundation sudah melakukan itu disemua kelompok binaan berjumlah 14 yang mana telah  membekali mereka dengan ilmu mulai sekarang karna sebenarnya ada uang disekitar kita,tinggal bagaimana mengelolanya.

Menurutnya beberapa hal yang perlu diajarkan yaitu pemilihan benih, teknik persemaian, pemukpukan berimbang, pengendalian hama dan pemasaran pemahaman.

Sepri Faot salah satu pendamping  merincikan pendapatan berkisar  700 -800 per bulan untuk semua jenis tanaman sayuran.

Pertanian selain menjadi sumber pendapatan,mencegah anak muda ke luar negeri  juga bentuk aksi melawan kelaparan.

Lodiana  Manao saat diwawancarai mengungkapkan  trimakasih pada Krisna Fondation yang telah melakukan pendampingan dalam bidang pertanian terutama menanam sayur sehingga dari hasil tersebut ia bisa membiayai sekolahnya hingga selesai.

Sementara itu Juan Faot yang adalah anak yang keras   kepala menurut pengakuan ibunya Densi Nabu namun setelah  didoakan dan dibimbing untuk menekuni bidang pertanian, kini ia sudah bisa menikmati hasilnya.

” Juan tidak mau kuliah tapi mau tes polisi jika lulus nanti, dan ia akan kembali ke pertanian kalau tidak lulus.Yang jelas ia sangat menikmati pekerjaan ini sekarang,” ujar ibu 5 anak ini.(sys)

Berikan Komentar Anda.