Home Hukrim Mella Gugat Pemerintah Soal Tanah Bendung Temef

Mella Gugat Pemerintah Soal Tanah Bendung Temef

477
0
SHARE

Sidang gugatan Fransiskus Mella terhadap lahan Bendung Temef/ foto Erik

Soe, terasntt.com — Fransiskus L.Mella salah satu pemilik lahan pembangunan Bendung Temef di Kecamatan Polen menggugat Pemkab TTS bersama PT. Nindy Karya dan Menteri PUPR serta Gubernur NTT terkait lahan tersebut. Melalui kuasa hukumnya Mella mendaftar di Pengadilan Negeri (PN) SoE tanggal 30/9/2019 lalu dan dilangsungkan sidang perdana, Selasa (8/10/2019).

Sidang perdana ini ditunda Selasa pekan depan karena para tergugat, Nindya Karya, Menteri PUPR, Gubernur NTT dan Bupati TTS.

Yang mewakili Nindya Karya dan Kementerian PUPR memiliki surat kuasa sehingga dianggap tidak hadir oleh majelis hakim yang diketuai Wempy Wiliam James Duka,SH bersama anggotanya Putu Dima Indra,SH dan Putu Agung Putra Baharata,SH.

Kuasa Hukum penggugat, Dr. Detji Kory Nuban,SH,M.Hum didampingi empat rekannya usai sidang kepada wartawa menjelaskan, bahwa klien mereka mengajukan gugatan ganti rugi karena lahan tersebut milik klien mereka, Fransiskus L. Mella.

Lanjut Detji, sebagai pemilik tanah mestinya pemerintah punya itikad baik dengan melakukan pendekatan kepada Fransiskus Mella terkait rencana pembangunan bendungan tersebut.

Pihaknya mengambil langkah hukum disaat aktifitas pembangunan sudah berlangsung karena masih menunggu komunikasi dari pemerintah.

Menurutnya gugatan tersebut tidak bermaksud menghalangi pembangunan bendungan yang sedang berjalan tersebut.

“ Silahkan pembangunan dilanjutkan, karena yang kami tuntut adalah ganti rugi atas lahan yang dipakai,” katanya.

Dalam gugatan tersebut, pihaknya menuntut ganti rugi sebesar Rp 312 miliar dari luas lahan 312 Ha lebih dengan perhitungan harga tanah Rp 100.000 per meter persegi. (sys)

Berikan Komentar Anda.