Home Profil Menanti Sentuhan Sang Pemimpin

Menanti Sentuhan Sang Pemimpin

658
0
SHARE

Oleh Yusmiati V. Betty, S.Pd

SETIAP manusia pada dasarnya  menyukai sentuhan .Sentuhan menimbulkan rasa nyaman,rasa percaya dan dengan sentuhan yang tepat, bisa menyalakan api ketertarikan. Sentuhan adalah langkah awal seseorang mengutarakan rasa, entah itu sentuhan melalui kata – kata atau sentuhan tanpa kata. Kekuatan terdahsyat  yang menyentuh relung hati  yang paling dalam dan mengakibatkan seseorang merasa  berbeda dan selalu berbunga-bunga,itulah jatuh cinta.setiap orang yang  jatuh cinta akan merasakan berjuta indahnya  hidup, ketika jatuh cinta seseorang berharap adanya respon positif dari yang dicintainya, lalu berharap ada sentuhan – sentuhan manis dari yang dicintainya itu.

Visi dan misi merupakan sentuhan awal dari sang kandidat. Pemaparan visi dan misi seorang kandidat kepala daerah ketika diterima baik oleh masyarakat, kandidat tersebut berhasil  membuat masyarakat jatuh cinta, sentuhan visi dan misinya benar – benar menusuk relung hati masyarakat.Saking cintanya berjuta godaan yang datang masyarakat tetap memilih sosok yang dicintainya.

Pesta demokrasi berakhir, sang pemimpin terpilih. Kabupaten Timor Tengah Selatan telah memiliki pemimpin baru untuk periode 2019 – 2024 mendatang. Bapak Egusem Piether Tahun, S.T, M.M dan bapak Johny Army Konay, S.H yang diusung oleh partai Golkar dan Partai Hanura didaulat rakyat menjadi bupati dan wakil bupati Timor Tengah Selatan, ini membuktikan bahwa mereka berhasil membuat masyarakat tergila- gila dengan sedikitnya 15 program unggulan dan beberapa program inovasi. Masyarakat percaya kepada calon pemimpin dengan kontrak psikologi bahwa bukan bicara yang menjadi karya namun karya yang berbicara. Tentunya masyarakat Timor Tengah Selatan tidak menyesal dengan sudah memberikan kepercayaan kepada pasangan tersebut. Dalam penantian yang panjang masyarakat Timor Tengah Selatan  masih dirundung rasa  penasaran. Benarkah janji politik itu akan terealisasi ?

Besar harapan masyarakat untuk meningkatkan lajunya perkembangan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) dalam aspek ekonomi, pendidikan,dan kesehatan  di Kabupaten Timor Tengah Selatan, tetapi semua tergantung dari pemimpin karena pemimpin merupakan titik pusat dari suatu kecenderungan. Ketika cinta hadir dalam diri seorang pemimpin yang ideal dan juga masyarakatnya, seorang pemimpin ideal akan selalu diiringi dengan unsur cinta disetiap tingkah lakunya yang mampu meminimalkan berbagai bentuk kecurangan dan hal buruk lain yang terjadi. Masyarakat yang dipimpin pun akan mampu mencintai pemimpin tersebut tanpa adanya unsur paksaan yang berlebih. Pemimpin yang ideal jelas akan mampu menciptakan tindakan dengan cinta yang terkoordinir rapi untuk kemajuan.

Masyarakat cenderung mengatakan bahwa pemimpin yang efektif mempunyai sifat atau ciri – ciri tertentu yang sangat penting misalnya karisma, pandangan kedepan, daya persuasi dan intensitas. Masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan saat ini sedang menanti akankah  kepemimpinan ini melahirkan peran baru yang harus dimainkan ataukah kepemimpinan dipandang sebagai suatu kedudukan dalam kamuflasi kemunafikan yang berujung pada pencitraan bukan suatu fungsi. Hingga saat ini  banyak ukiran tanda tanya di benak masyarakat sambil menunggu pembuktian sang pemimpin terpilih.

Setiap awal pasti ada akhir, maka saat ini masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan  sedang menanti sentuhan akhir dari sang pemimpin terpilih, apakah sentuhan akhir (finishing touch) tersebut akan berbuahkan gol kebahagiaan yang membuat masyarakat tambah jatuh cinta atau malah cinta di awal tadi berubah menjadi cacian dan umpatan yang berujung kebencian? Pertanyaan ini hanya akan terjawab setelah pelantikan.
Selamat menanti sentuhan pemimpin TTS.(*)

Berikan Komentar Anda.