Home Pendidikan Microsoft Digital Menuju Generasi Bisa NTT

Microsoft Digital Menuju Generasi Bisa NTT

341
0
SHARE

Kupang,  Terasntt. com — Seiring Revolusi Industri ke-4, teknologi maju seperti Big Data, Artififciat Intelligence (AI), dan Internet of Things (IoT) mengubah cara kita belajar, bekerja, dan bermain. Menghadapi ketertinggalan teknologi di region Indonesia, terutama NTT, Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Foundation bekerjasama dengan Microsoft mengembangkan sebuah platform bertajuk Generasi Bisa, terutama para pelajar dan generasi muda.

Program ini launching di Hotel Aston Kulang,  Rabu (24/1/2018) yanh dihadiri perwakilan Microsoft dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Yanh sebelumnya sukses di laksanakan di Jambi, Jakarta, dan Yogyakarta tahun 2017 lalu, program Microsoft Digital Skills kini hadir di Kupang, NTT.

Dalam kesempatan ini, Generasi Bisa! juga diperkenalkan sebagai platform ketenagakerjaan yang dikembangkan oleh M-Powered Microsoft di Asia.
Melalui pengembangan dan peningkatan kemampuan kerja, platform ini akan menjembatani kesenjangan kesempatan yang bertujuan menghubungkan para lulusan SMA/SMK dengan perusahaan pencari tenaga kerja.

Director Marketing and Operation Microsoft, Linda Dwiyanti dalam sambutannya memaparkan populasi usia produktif yang semakin meningkat di Indonesia, harus dibarengi dengan pemerataan akses terhadap teknologi yang terus berkembang dengan cepat.

Ia menambahkan, dengan perkiraan jumlah populasi sebesar 305,6 juta pada tahun 2035 mendatang atau mencapai 70%, populasi usia produktif secepat mungkin dipersiapkan menjadi tenaga kerja digital masa depan. “Melalui launching Digital Skills dan platform Generasi Bisa!, diharapkan generasi muda kita tidak hanya sekedar menjadi pengguna, namun juga bisa sadar dan menjadi pelopor teknologi,” pungkasnya.

Acara ini diikuti para murid kelas 6 SD GMIT 07 Oebufu, yang juga merupakan siswa binaan Rumah Belajar YCAB di Kupang. Mereka disini mempelajari konsep cara berpikir struktural dan ilmu komputer dasar. Dalam sesi Hour of Code (HoC), para siswa mendapat kesempatan mempelajari tekhnik dasar coding melalui game Mine Craft yang menyenangkan.

Kadis Kominfo Kota Kupang, Danberti E. Ndapamerang, menanggapi positif kegiatan launching ini.

Ia berharap hadirnya platform ini membantu generasi Kota Kupang untuk mencari kerja sesuai tingkatan pendidikan mereka.

” Kegiatan ini harus dibuat secara berkala agar dapat memupuk kreativitas, pemikiran kritis, serta pemecahan masalah, yang akan melengkapi para kaum muda dengan ketrampilan yang paling dicari oleh dunia kerja saat ini. Sehingga pekerjaan yang seharusnya untuk taraf SMA/SMK jangan hanya dimonopoli oleh lulusan Sarjana,” katanya.(emy)

Berikan Komentar Anda.