Ngurah Rai tutup, Bandara Adisutjipto siapkan opsi refund dan reschedule

Ngurah Rai tutup, Bandara Adisutjipto siapkan opsi refund dan reschedule

121
0
SHARE
General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Agus Pandu Purnama. ©2017 merdeka.com/Purnomo Edi

KUPANG, Terasntt.com – Penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali karena dampak letusan Gunung Agung membuat seluruh penerbangan dibatalkan. Merespons hal ini PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta telah melakukan koordinasi dengan maskapai penerbangan.

Koordinasi dengan maskapai penerbangan ini dilakukan oleh PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto untuk menentukan pelayanan bagi calon penumpang Bandara Adisutjipto menuju ke Bandara I Gusti Ngurah Rai. Termasuk menentukan penawaran bagi para penumpang yang penerbangannya dibatalkan.

Menurut General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama, ada dua alternatif yang ditawarkan bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan. Dua alternatif itu adalah refund (pengembalian uang) atau reschedule (mengatur ulang jadwal penerbangan).

“Alternatif itu sudah ditawarkan pengelola Bandara Adisutjipto kepada calon penumpang dua maskapai dengan jadwal keberangkatan pagi tadi sebanyak sekitar 290 orang. Sebab informasi penutupan Bandara Ngurah Rai baru diterima Angkasa Pura I pukul 06.00 WIB dan ratusan calon penumpang tersebut terlanjur telah check-in,” urai Agus Pandu, Senin (27/11).

Selain itu, sambung Agus Pandu, Bandara Adisutjipto juga menyiapkan dua parking stand pesawat. Kedua parking stand ini digunakan sebagai alternatif seandainya ada penerbangan yang dialihkan mendarat ke Bandara Adisutjipto karena penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

“Tadi pagi kami sudah melaksanakan rapat terbatas dengan seluruh airline dan pihak TNI AU untuk membahas mitigasi serta langkah antipasi guna melayani para pengguna jasa ini. Kami juga menyiapkan alternatif apabila ada penerbangan divert yang seharusnya ke Ngurah Rai mereka bisa mendarat di Adisutjipto. Kami sediakan dua parking stand yang setiap hari standby,” tutup Agus Pandu. [merdeka.com/eko]

Berikan Komentar Anda.