Home Hukrim Pembayaran Proyek Rujab DPRD TTS Berujung di PN, Pimpinan Tinggal Sementara di...

Pembayaran Proyek Rujab DPRD TTS Berujung di PN, Pimpinan Tinggal Sementara di Rumah Rens

700
0
SHARE

Bupati TTS Epy Tahun/ foto erik sanu

Soe, terasntt.com.com — Pembayaran proyek rehab tiga rumah pimpinan DPRD TTS tak kunjung selesai. Inspektorat TTS menyarankan agar kasus tersebut diselesaikan di Pengadilan Negeri (PN) Soe.

Ketiga pimpinan DPRD untuk sementara tinggal di rumah rens.

Kasus ini sudah ditangani Inspektorat Kabupaten TTS dengan mengambil keterangan dari pihak terkait  terhadap proyek rehab rumah jabatan (Rujab) pimpinan DPRD guna menyelesaikan polemik pembayaran sisa pekerjaan.

Dari hasil pengambilan keterangan pihak terkait dan telaah dokumen pekerjaan, Inspektorat  memberikan rekomendasi kepada Bupati TTS, Egusem Piether Tahun agar tidak membayarkan sisa pekerjaan tersebut karena dokumen administrasi pendukungnya tidak ada.

Dalam laporan tersebut diketahui bahwa  selama ini administrasi dari pekerjaan rehab Rujab pimpinan DPRD TTS tidak diperhatikan dengan baik sehingga timbul masalah ketika akan dilakukan pembayaran.

Karena kasus tersebut tidak bisa diselesaikan secara normal, maka Inspektorat Kabupaten TTS menyarankan agar dibawa ke Pengadilan Negeri (PN) Soe guna diselesaikan.

” Kita akan minta rekanan agar melaporkan masalah ini kepada pihak pengadilan untuk diselesaikan. Nantinya, pihak pengadilan akan memanggil semua pihak terkait untuk menyelesaikan sisa pembayaran pekerjaan tersebut, termasuk  menentukan nilai yang harus dibayarkan,” ungkap Bupati Tahun  saat ditemui di SD GMIT Nifukani, Selasa (22/10/2019).

Terkait  proses pembayaran pekerjaan rehab Rujab Pimpinan DPRD masih panjang,  Pemda TTS akan mengalihkan sementara Rujab Pimpinan DPRD TTS ke bangunan yang representatif untuk dijadikan Rujab sementara.

” Untuk sementara  Rujab Pimpinan DPRD TTS kita akan gunakan rumah Rens dan segera dibersihkan sekaligus  isi perabotannya dan dalam minggu ini sudah bisa ditempati,” ujarnya.

Sebelumnya, Pihak Inspektorat Kabupaten TTS melakukan audit internal terhadap pekerjaan rehab berat Rujab pimpinan DPRD.

Ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari rekomendasi Kejaksaan Negeri TTS agar menyelesaikan polemik bisa tidaknya pembayaran pekerjaan rehab Rujab pimpinan DPRD Kabupaten TTS yang sudah digantung sejak tahun 2017 lalu.

Inspektur Inspektorat, Jakobis Nahas kepada wartawan awal Oktober lalu mengatakan, pihaknya telah membentuk tim yang beranggotakan lima orang auditor guna melakukan audit internal terhadap pekerjaan rehab berat Rujab pimpinan DPRD Kabupaten TTS yang dikerjakan tahun 2016 silam tersebut.

Sebagai tahap awal, tim telah melakukan pengumpulan sejumlah dokumen terkait pekerjaan tersebut dan selanjutnya memeriksa pihak terkait.(sys)

Berikan Komentar Anda.