Home Pendidikan Pemkot Kupang Tingkat Kompentesi Guru Berbasis IT

Pemkot Kupang Tingkat Kompentesi Guru Berbasis IT

91
0
SHARE

Kupang,Terasntt,com,- Seiring dengan perkembangan teknologi yang kian pesat, tentunya menuntut dunia pendidikan terutama  para tenaga pengajar untuk bisa mengimbangi, guna tidak lemah dalam teknologi, Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan memberikan pelatihan  peningkatan kompentensi guru dalam pembelajaran berbasi IT bagi  64 orang Kepala Sekolah (Kepsek) dari  tingkat SD dan SMP di Kota Kupang.

“Secara rata-rata ditiap sekolah yang ada di Kota Kupang terdapat 35 persen guru yang gagap teknologi (Gabtek) dalam menguasi pembelajaran berbasis IT secara baik,” Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Filmon Lulupoy kepada wartawan belum lama ini di Kantor DPRD Kota Kupang.

Ia mengaku, secara penggunaan komputer atau Leptop  sudah bisa mereka gunakan untuk menyiapkan bahan ajaran, tetapi untuk menggunakan animasi aplikasi seperti powerpoin maupun  exel.

“Saat ini pembelajaran tidak hanya pada buku sumber, tetapi ada banyak referensi lain yang menjadi bahan pembelajaran yang  menarik, sehingga penguasaan akan IT sangat perlu bagi tenaga pengajar,” katanya.

Oleh karena itu, katanya belum lama Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pendidikan telah melakukan beberapa kegiatan peningkatan kompentensi kreatifitas  inovasi guru  dalam merancang pembelajaran berbasi IT bagi para kepala sekolah tingaky SD dan SMP.

“Kegiatan ini telah kami lakukan selama dua bulan yakni dari Oktober dan November 2018 yang di lakukan di Stikes Nusantara dan Romyta,” Lanjutnya.Dari pelatihan tersebut,maka pada tanggal 30 November 2018, Dinas Pendidikan melakukan evaluasi akan output yang dihasilkan oleh mereka.

“Pelatihan yang kami lakukan ditahun 2018 ini  merupakan pilotproject, karena mereka yang mengikuti tidak semua sekolah tapi hanya 40 orang guru. Sehingga di tahun 2019 baru kami tingkatkan bagi guru lain, sebab kami telah menyiapkan anggaranya,” katanya.

Ia mengaku sesuai hasil kajian yang dilakukan terhadap nilai mutu pendidikan yang ada,  dimana disatu pihak pemerintah mendorong anggaran yang begitu besar dengan kebijakan yang bermacam-macam, namun hasil belum maksimal dikarena sesuai hasil analisis persoalanya pada sumber daya guru.

Untuk itu, tambahnya para guru harus dilatih dalam meningkatkan kompentensi mereka, guna bisa ada perubahan.

“Kita sudah menjadi langganan bahwa UN kita ini pada grad 31 dari 33 provinsi di Indonesia tidak pernah naik.Maka dari kami terus mendorong perlu adanya peningkatan kompentensi bagi guru, sehingga harapan dan kenyataan bisa terwujud,” tutupnya.(Yon)

Berikan Komentar Anda.