Home Ekbis Pemuda Boru Belajar Membuat Meubeler dari Bambu

Pemuda Boru Belajar Membuat Meubeler dari Bambu

328
0
SHARE

Kupang, Terasntt. com — Kurang – lebih 30 pemuda, pemudi Desa Boru,  Kecamatan Wulanggitang,  Kabupaten Flores Timur (Flotim)  Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti pelatihan membuat meubeler dari bambu.  Kegiatan dimaksud untuk mendorong kaum muda setempat menekuni kerajinan yang menggunakan bahan lokal setempat.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak 20 Desember 2017 ini dibuka kepala Desa Boru, Benediktus Bara Liwu serta menghadirkan dua instruktur hebat putra daerah yakni,  Simon Keron Weran asal Desa kenotan,  Adonara Tengah dan Philipus Dadu Tukan asal Desa Blepanawa, Demon Pagong.

Pada kesempatan itu Bara Liwu menjelaskan, bawa pelatihan dimaksud sebagai bentuk kerja sama antara Pemerintah Desa Boru dalam rangka mewujudkan program pemberdayaan.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa kegiatan ini untuk memberikan pelatihan tentang pembuatan meubeler dengan bahan lokal bambu.

” Kegiatan pelatihan ini sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah desa terhadap kaum muda untuk berkreasi sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain, ” katanya.

Ia menambahkan, bahwa hal ini merupakan suatu langkah positif dari pemerintah desa terhadap orang muda.,

Sementara Keron Wera yang dipercayakan sebagai instruktur meubeler bambu menjelaskan,  berbagai teknik mulai dari memilih kuakitas bambu,  bagaimana cara memotong hingga proses perakitan sebuah kursi bambu.

Dia menjelaskan sebelum memulai proses pembuatan, terlebih dahulu memilih bambu yang baik untuk di gunakan, cara memotong bambu menggunakan gergaji  maulun gunting.

Sementara Dadu Tukan menjelaskan tentang aksesoris yang digunakan untuk memperindah sebuah hasil karya meubeler.

” Kegiatan ini mendapat apresiasi dan perhatian lansung oleh maneger koperasi pintu air. Bahkan langsung menawarkan kerja sama dalam menyalurkan kepada pihak – pihak yang menbutuhkan,” katanya.

Bahkan kepala Desa Boru lansung memesan kursi dan meja dari bambu karya instruktur Keron Weran.

” Kegiatan ini patut di apresiasi dan mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Flores Timur  karena berkualitas untuk memberdayakan orang muda dalam mengembangkan kreasinya,” kata Bara Liwu.(van)

Berikan Komentar Anda.