Home Humaniora Pemuda GMIT Bantu Pengamanan Idul Fitri di TTU

Pemuda GMIT Bantu Pengamanan Idul Fitri di TTU

265
0
SHARE

Kefamenanu, terasntt.com –– Pemuda Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mengaplikasikan jiwa toleransi terhadap umat beragama dengan membantu pengamanan arus lalulintas dan parkiran bersama aparat keamanan saat jalannya malam takbiran dan sholat perayaan  Idul Fitri 1 Syawal 1440 H di lapangan upacara kantor bupati setempat, Rabu (5/6/2019).

” Ini (Pam Idulfitri) merupakan salah satu rangkaian kegiatan Futsal Lintas Agama GMIT Petra Cup II 2019 yang akan dilaksanakan pada awal bulan Juli 2019 ini,” ungkap pengurus Pemuda GMIT Petra, Riki Talan, yang juga ketua Panitia Futsal.

Disaksikan terasntt.com, kegiatan malam takbiran yang berlangsung, Selasa, 4 Juni 2019 tepat pukul 20.00 wita. Meski hujan rintik menyelimuti Kota Kefamenanu, tak menyurutkan semangat pawai kemenangan bagi umat Muslim di Kota Sari itu. Aparat TNI, Polri, Dinas Perhubungan dibantu Komunitas Satu Biinmaffo, Pemuda GMIT, OMK, serta Pramuka mengamankan sektor keamanan lalulintas.

Pawai Takbiran ini mengambil titik start  di depan Kantor Bupati TTU, menuju Cabang Padang 2, Jalan Kartini, Jabal Mart, Gereja Immanuel, TK Bayangkari, Rujab Wakapolres, Rujab Bupati, Apotek Surya farma kemudian menuju Masjid Agung Nurul Falah, Hotel setangkai belok kiri cabang Mustika,Tugu HKSN belok kiri Fatuteke, cabang SMUK belok kiri cabang Tulip terus ke Km 9. Kembali belok kiri cabang Rutan, Pasar Baru, belok kanan Pemancar TVRI, belok kiri SMPN 1 dan Finish di Kantor Bupati TTU. Kegiatan berjalan aman dan tertib.

Sementara pelaksanaan Sholad Idulfitri Rabu (5/6/2019) yang dimulai pukul 06.00 wita Komunitas Satu Biinmaffo, Pemuda GMIT, OMK, serta Pramuka kembali turun ke lokasi untuk membantu mengamankan lalulintas serta pengamanan parkiran roda dua dan empat.

Koordinator Komunitas Satu Biinmaffo, Roby Saunoah mengatakan, sebagai saudara, sudah menjadi keharusan untuk saling mendukung dalam hal-hal baik.

Komunitas SATU BIINMAFO (KSB) dan pemuda gereja, lanjutnya, sudah terlibat dalam PAM Idul Fitri selama 3 tahun berturut-turut sejak tahun 2016.

” Keterlibatan kita hanya sekedar memperlancar dan memberi rasa nyaman bagi saudara Muslimin dan Muslimat dalam merayakan Idul Fitri. Hanya itu yg bisa kita lakukan sebagai saudara,” tegasnya.(abe)

Berikan Komentar Anda.