Home Pendidikan Pukul Siswa, Oknun Guru di TTS Mengakui Perbuatannya dan Minta Maaf

Pukul Siswa, Oknun Guru di TTS Mengakui Perbuatannya dan Minta Maaf

924
0
SHARE

Soe, terasntt.com — Ferdenan Neonane guru wali kelas VI SD GMIT Oepliki, Kecamatan Noebeba, Kabupaten TTS mengakui memukul Stefanus Benu siswanya. Akibat pukulannya korban mengalami bengkak kepala dan tidak masuk sekolah.

” Saya mengkui telah memukul siswa. Saya akan menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan juga orangtua serta keluarganya,” kata Neonane kepada wartawan di sekolah setempt, Selasa (30/7/2019) pagi.

Saat ditemui, sang wali kelas yang juga guru honor ini sempat mengelak, walau akhirnya mengaku memukul siswanya karena belum mengumpulkan uang foto copy sejumlah Rp 190.000 untuk tujuh mata pelajaran.

Disaksikan Wakil Kepala sekolah
Lodia Nuban, ia menceritakan, bahwa kekurangan buku pelajaran di sekolah sehingga dirinya mensiasati dengan membebani setiap siswa sejumlah uang sejak masuk tahun ajaran baru. Namun, lanjutnya hingga minggu lalu ada tiga orang belum mengumpulkan sehingga terpaksa dipukulinya seorang siswanya bernama Stefanus Benu. Bahkan sang guru sempat mengeluarkan kata – kata ancaman untuk menurunkan yang bersangkutan ke kelas 5.

” Saya memang memukul dan mengancam namun tidak bermaksud apa- apa dan ia akan segera meminta maaf kepada orangtua siswa,” ujarnya.

Sementara korban Stefen Benu, mengakui semua pengaduan ayahnya terkait pemukulan terhadap dirinya yang berakibat kepalanya bengkak, bahkan harus dikompres hingga dua hari tidak masuk sekolah.

Ia pun mengatakan ayahnya sudah datang ke Soe pagi tadi untuk foto copy buku mata pelajaran yang dianjurkan sang guru wali kelas.

Sementara itu wakil kepala sekolah SD GMIT Oepliki Lodia Nuban mengakui, jika dirinya tidak mengetahui persis kejadian tersebut namun lewat pertemuan siswa dengan wali kelas yang memukul dan dia berharap masalah itu diselesaikan bersama orangtua siswa.

” Saya akan melaporkan hasil pertemuan ini kapada kepala sekolah agar segera diselesaikan dengan permintaan maaf kepada orangtua siswa,” ujarnya singkat.(sys)

Berikan Komentar Anda.