Home Daerah Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi di Kantor DPRD Kota Kupang

Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi di Kantor DPRD Kota Kupang

259
0
SHARE

Terasntt.com,- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus yang terdiri dari HMI, PKRI, PMII, IMM dan GMI mengelar aksi di Kantor DPRD Kota Kupang, Kamis (10/1).Aksi ini diwarnai dengan berbagai tulisan tuntuntan yang dibawah oleh para mahasiswa.

Selain aksi tulisan tuntutan, mereka juga menyampaikan orasi. Tuntutannya akan  janji kebijakan kepemimpinan Wali Kota Kupang dan Wakil Wali Kota Kupang yang sudah setahun delapan bulan belum teralisasi.Dan menuntu DPRD Kota Kupang sebagai wakil rakyat agar dapat merealisasi tuntuntan mereka dengan batas waktu enam bulan, jika tidak maka meraka akan menyengel Kantor Walikota dan menutut turun Walikota dari jabatannya.

“Kami yang tergabung dalam Cipayung Plus mengelar aksi demo ini, karena kami melihat setahun delapan bulan dalam kepemimpinan walikota Jefri Riwu Kore dan wakil walikota Kupang Hermanus Man belum teralisasi.Pada hal Kota Kupang yang sebagai ikon Provinsi NTT namun masih terlihat aburadul, “kata Ketua HMI  Kota Kupang Jainudin Umar dalam orasinya di depan Kantor DPRD,Kamis (10/1).

Sementara IMM ketua umum IMM, Haji Abdul Sukun dalam orasinya mengatakan,
dimana dalam visi dan misi yang disampaikan pada kampanye, namun hingga kini belum ada satu progres yang terlihat di Kota Kupang.

“Aksi yang kami lakukan dengan datang ke DPRD ini, karena DPRD  menjadi repertasi adalah para wakil rakyat.Sehingga enam tuntutan yang kami sampaikan ini bukan suara kami tapi suara masyarakata Kota Kupang.

Usai melalukan orasi para mahsiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus diterimah secara lengsung oleh para wakil rakyat yang dipimpin langsung Wakil Ketua II DPRD Kota Kupang, Telendmark Daud bersama beberapa anggota DPRD lain diantaranya Ewalde Taek, Viktor Haning, Nitanel Pandie, Yuvem Tukung, Abidin Aklis guna menyampaikan tuntutan mereka di ruang sidang utama, guna nnatinya dapat ditindaklanjut.

Dimana dalam pertemuan tersebut salah satu utusan dari para mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus diminta untuk menyampaikan isi dari tuntutan mereka sebanyak enam tuntutan.

Enam tuntutan yang dimaksud yakni mendesak Pemerintah Kota Kupang agar memperhatikan pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu, menolak kebijakan Pemerintah terkait pengadaan lampu hias, karena dinilai memboros energi listrik, mendesak Pemerintah Kota Kupang agar segera merealisasikan penerangan lampu jalan disetiap titik rawan di Kota Kupang.

Dan tuntuntan berikutnya, mereka mendesak Pemerintah Kota Kupang agr segera mempercepat pembangunan draenase disetiap titik rawan banjir, mendesak Pemerintah Kota Kupang meningkatkan tatakelolah lahan parkiran di Kota Kupang secara profesional dan transparan, serta  yang terakhir mereka meminta apa bila semua tuntutan tersebut tidak teralisasi selam enam bulan  kedepan maka para mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Kupang mendesak Pemerintah Kota Kupang untuk mundur dari jabatan.(Yon)

Berikan Komentar Anda.