Home Ekbis Recervoar Milik PDAM Kota Tak Bersih?

Recervoar Milik PDAM Kota Tak Bersih?

1018
0
SHARE
Anggota DPRD Kota Kupang, Sely Tokan

KUPANG, Terasntt.com – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Kupang kuatirkan kebersihan recervoar milik Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang untuk penampungan air bersih yang bersuber dari jaringan transmisi milik BLUD SPAM Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal ini dikemukakan anggota DPRD Kota Kupang, Selly Tokan kepada wartawan di gedung DPRDKota Kupang, Jumat (13/11) kemarin.
Ia kuatirkan, pada recervoar tersebut terisi dengan jaringan sedimentasi (lumpur). Hal itu kata dia, selain menyebabkan daya tampung menurun juga membahayakan kesehatan.
PDAM Kota Kupang diharapkannya supaya berkoordinasi dengan BLUD SPAM untuk bersama-sama menjaga kebersihan recervoar yang ada.
”Kita ketahui selama ini bak penampung dan reservoar yang ada di Kota Kupang keadaan fisiknya sangat buruk dan tidak terurus yakni terlihat kotor dan kumuh. Sehingga dikhawatirkan, kualitas air bersih yang tertampung di dalamnya lebih buruk. Hal itu akan menyebabkan kualitas air yang buruk juga sirkulasi air tidak lancar,”ujarnya.
Ia menyebutkan sejumlah recervoar yang kondisinya memprihatinkan berada di Kelurahan Alak, Taman Nostalgia dan Jalan Thamrin.
Selain Reservoir, ia juga menyoroti pelayanan air bersih di Kota Kupang yang hingga saat ini belum bisa dinikmati secara menyeluruh oleh masyarakat.
“Di Kota Kupang Saat ini bagian bawah tanahnya sudah seperti museum pipa, karena sering digali dan ditanam pipa air minum, baik dari BLUD SPAM Provinsi NTT, PDAM Kota Kupang, bahkan PDAM Kabupaten Kupang. Namun, sampai saat ini warga Kota Kupang belum sepenuhnya mendapat pelayanan air bersih secara baik,” ujarnya.

Jaringan Transmisi
Galian pipa air bersih hampir ditemukan di seluruh wilayah Kota Kupang. Ada yang pipanya sudah dikubur dalam tanah, ada juga yang galiannya belum dipasang pipa.Pertanyaan yang timbul adalah, apakah setelah dikerjakan, pipa tersebut ada airnya atau hanya akan jadi pipa kosong.
Hal itu dikemukakan Direktur PDAM Kota Kupang, Noldy DP Mumu, SE, MM, keada kepada wartawan di ruang kerjanya, belum lama ini.
Ia menjelaskan, pekerjaan galian pipa itu bukan oleh PDAM Kota Kupang. Pekerjaan galian pipa itu dilakukan beberapa satuan kerja dari Dinas PU Kota Kupang, Dinas PU Provinsi NTT dan PK-PAM Provinsi NTT.
Menurutnya, yang menjadi pertanyaan masyarakat adalah, apakah pipa-pipa tersebut ada airnya nanti atau cuma pipa kosong setelah proyek selesai. Untuk menjawab hal tersebut, katanya, PDAM Kota Kupang akan membahas lagi bersama BLUD SPAM Provinsi NTT mengenai suplai air bersih dari BLUD tersebut ke PDAM Kota Kupang.
“Karena beberapa waktu terakhir, yang dikeluhkan para pelanggan adalah kontinuitas dan kualitas air dari sumber air Bendungan Tilong. Durasi suplay air masih jauh dari yang dibutuhkan dan kualitas air yang menurut pelanggan masih keruh. Hal itu masih akan kami bicarakan lagi dengan BLUD SPAM Provinsi NTT,” katanya.
Mumu mengatakan, pipa-pipa yang dipasang itu, nantinya akan diserahkan kepada PDAM Kota Kupang sebagai operator pelayanan air bersih untuk dimanfaatkan. Mumu berharap, banyaknya galian pipa tersebut bisa mendukung pelayanan air bersih bagi warga Kota Kupang sehingga masalah air bersih nantinya bisa teratasi.
“Galian pipa itu untuk jaringan pipa sekunder. Tujuannya untuk mengkondisikan jaringan distribusi utama yang telah ada dengan jaringan distribusi tersier. Kalau sudah selesai, pelayanan air bersih nantinya oleh PDAM Kota Kupang bisa sampai ke kantong-kantong pemukiman penduduk,” jelasnya. (rif)

Berikan Komentar Anda.