Sapi Door Prize Bank NTT, Wujud Dukung Pemda TTU

Sapi Door Prize Bank NTT, Wujud Dukung Pemda TTU

108
0
SHARE
Foto : Yudith Taolin

KEFAMENANU, Terasntt.com — Selain hadiah utama, juga ada door prize sebagai hadiah hiburan bagi nasabah Bank NTT Cabang Kefamenanu dalam undian berhadiah. Satu ekor sapi hadiah utama door prize sebagai dukungan Bank NTT terhadap program Pemerintah Daerah.

Hadiah utama door prize ini diraih Jems Thaal, siswa kelas II SMP Negeri I Kefamenanu.

Pimpinan Bank NTT Cabang Kefamenanu, Endry Wardono mengatakan, hadiah door prize tersebut merupakan wujud nyata dukungan Bank NTT terhadap Program Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

” Hadiah utama door prize satu ekor sapi, adalah wujud nyata dukungan Bank NTT Cabang Kefamenanu terhadap program pemerintah Daerah terutama Program Sari Tani,” ungkap Endri Wardono.

Lanjutnya, “Sari Tani itu sebetulnya Tani terpadu, yakni tani dan ternak. Artinya kita terus mendorong masyarakat untuk membudidayakan ternak, karena kita tahu bersama selain Sumba, di daerah kita juga merupakan salah satu gudang ternak,” katanya.

Sementara pemenang hadia tersebut, Jems Thaal, tidak menyangka akan bernasib mujur.
Kepada Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes dan Pimpinan Bank NTT Cabang Kefamenanu, berulang kali Jems mengucapkan banyak terima kasih.

” Terimakasih kepada bapak Bupati dan bapak Pimpinan Bank NTT dan seluruh karyawan karyawati Bank NTT Cabang Kefamenanu. Saya sangat senang menerima hadiah ini,” ungkap Jems penuh haru.

Program Sari Tani dan Padat Karya Pangan (PKP) merupakan perpaduan dua program monumental yang selalu dikenang masyarakat penerima manfaat program tersebut.

Rakyat sebagai pemegang kedaulatan diberi kepercayaan secara berkelompok mengelolah dana yang disiapkan pemerintah sebesar Rp 300 juta per desa untuk meningkatkan ekonomi melalui berbagai program ekonomi produktif.

Dengan program Sari Tani, pemerintah telah memposisikan kembali hak-hak politik rakyat sebagai pemangku kedaulatan tertinggi.

Rakyat tidak lagi diberikan sisa-sisa dari anggaran pembangunan, tetapi diberi mandat penuh untuk mengelolah anggaran sendiri.

Padat Karya Pangan (PKP) dan Sari Tani adalah jabaran dari sebuah gerakan cinta petani dan petani itu harus bekerja dengan lahan yang terukur dan komoditas yang ditanam harus berkualitas sehingga tidak hanya mencukupi kebutuhan makan untuk setahun saja, tetapi harus berpikir juga untuk cadangan masa tua.(dit)

Berikan Komentar Anda.