Home Nasional Serikat Rakyat Miskin Indonesia Demo Tolak BPJS ke Gedung DPR RI

Serikat Rakyat Miskin Indonesia Demo Tolak BPJS ke Gedung DPR RI

180
0
SHARE

Komisi IX DPR RI menerima Serikat Rakyat Miskin Indonesia ketika Demo Tolak BPJS/ foto dok

Jakarta, terasntt.com — Sore tadi, Senin (11/10/2019) di Gedung DPR RI kurang lebih pukul 15.30 WIB, Komisi IX DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua, Melki Laka Lena dari Fraksi Partai Golkar, NTT II dihadiri perwakilan anggota Komisi IX H. Alifuddin, S.E., M.M. (F. PKS, Kalbar I), H. Abidin Fikri, S.H., M.H (F. PDI-Perjuangan, Jatim IX), Drs. H. Darul Siska (F. Partai Golkar, Sumbar I), dan Dra. Wenny Haryanto, S.H. (F. Partai Golkar, Jabar VI) menerima audiensi dari SRMI (Serikat Rakyat Miskin Indonesia), LMND (Liga Mahasiswa Nasional untuk demokrasi) , FNPBI (Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia), DPP API Kartini, dan Serikat Tani Nasional.

Salah satu tuntutan mereka agar BPJS di bubarkan, karena menurut mereka BPJS bukan lagi jaminan kesehatan sosial tetapi asuransi sosial yang mana rakyat indonesia tidak dapat menikmati jaminan kesehatan secara nasional.

Mereka pun menunjukan dengan data perihal Jamkesda lebih baik daripada BPJS yang sebagaimana dicontohkan di daerah mereka Sulawesi Selatan. Belum lagi pola pengelolaan BPJS yang jadinya membuat defisit negara yang luar biasa.

Melki Laka Lena menegaskan, bahwa aspirasi yg mereka kemukakan telah dibahas beberapa hari lalu bahkan sampai pagi dengan mitra kerja yakni Kemenkes RI, BPJS Kesehatan, dan mitra terkait lainnya dan kami akan terus berupaya untuk memperjuangkan BPJS kelas III agar tidak naik.

Dalam audiensi ini ada yang menarik, data lapangan teman- teman yang hadir sebenarnya memperkaya teman – teman di Komisi IX yaitu memberikan data bahwa Jamkesda (dulu) konsepnya yang baik itu bisa kita adopsi untuk diterapkan dalam pola yang sekarang. Dengan biaya yang murah bisa mencover dan tidak defisit dan juga ada di daerah Sulawesi Selatan yaitu rumah sakit tanpa kelas, mereka sebut dengan “ Rumah Sakit Sayang Rakyat”

” Dengan banyaknya masukan ke kami akan menemukan mana yang salah dari akar permasalahan BPJS ini. Sebenarnya negeri ini tidak pernah kekurangan ide – ide kreatif dan inovatif untuk setiap permasalahan hanya memang kekurangannya tidak / jarang diterapkan secara bertahap ke jenjang regional lalu nasional,” imbuh Melki Laka Lena.(m45)

Berikan Komentar Anda.