Home Politik Simeon Paly Pimpin Relawan Mekeng di Alor

Simeon Paly Pimpin Relawan Mekeng di Alor

105
0
SHARE

Kalabahi, terasntt.com — Mantan Bupati Alor, Simeon Th. Paly dipercayakan memimpin relawan untuk memenangkan Melchias Markus Mekeng pada pemilihan umum legislatif 17 April 2019 mendatang di seluruh wilayah Kabupaten Alor.

Dalam acara deklarasi Tim Relawan Melchias Markus Mekeng di Kalabahi, Jumat (7/12/2018) Simeon Paly mengatakan, seluruh relawan baik yang ada di tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan desa kelurahan dan seluruh masyarakat Alor dengan penuh kesadaran mendeklarasikan bahwa Alor merupakan kampung halamannya Melchias Markus Mekeng.

“Alor ini negeri sendiri dan kampung halaman Pak Melky Mekeng dan kami menyatakan sikap politik masyarakat Alor untuk memberikan dukungan politik untuk kemenangan Pak Mekeng menuju Senayan,” ujar Simeon Paly.

Simeon Paly membeberkan sejumlah alasan mendasar masyarakat Alor mendukung Melchias Mekeng diantaranya, karena Alor masuk dalam wilayah Daerah Pemilihan NTT 1 bersama seluruh Kabupaten di Flores dan Lembata dan tidak ada orang Alor asli yang didukung oleh Partai Golkar menjadi anggota DPR RI.

“Selain itu karena Pak Mekeng punya kemampuan dan kapasitas  yang memadai serta berpengalaman dan sudah berbuat dengan memperjuangkan penambahan Dana Alokasi Khusus untuk Kabupaten Alor meskipun pada Pemilu tahun 2014 yang lalu, Kabupaten Alor hanya menyumbangkan seribu lebih suara. Makanya  untuk Pemilu kali ini Pak Mekeng adalah pilihan tunggal untuk masyarakat Alor,” ujar Meon Paly.

Meon Paly mengatakan, Melchias Markus Mekeng adalah seorang anak kampung yang dipakai Tuhan untuk membangun kampung  halamannya dari  Senayan. Pasalnya, sejumlah jabatan strategis dipercayakan negara kepadanya mulai Ketua Badan Anggaran DPR RI, Ketua Komisi XI yang membidangi keuangan dan pajak serta saat ini menjadi Ketua Fraksi Golkar DPR RI dan Ketua Koordinator Bidang (Korbid) Pemenangan Pemilu Indonesia Timur DPP Golkar.

“Dengan posisinya yang strategis ini maka Pak Mekeng bersama para menteri menyusun anggaran negara untuk pembangunan di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Alor. Ini posisi yang sangat sulit ditempati oleh orang NTT dan saya kira Pak Mekeng adalah satu-satunya anak kampung dari NTT yang dipercayakan Tuhan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari sejumlah jabatan yang diembannya itu menjadikan Mekeng sosok yang cerdas dan berani serta sangat disegani di tingkat nasional.

“Saya yakin, jika kita memberikan kontribusi dukungan suara yang besar pada  Pemilu Legislatif nanti maka Pak Mekeng akan membantu Alor dalam berbagai kebijakan nasional. Apa yang kita minta, kalau kita hanya kasih seribu suara, kita pasti malu dan kalau hari ini kita akui neliau sebagai orang Alor maka kita harus kasih  30.000 suara di pemilu nanti,” ujar Paly yang disambut sorak relawan yang memadati aula Watimelang Kalabahi.

Melchias Markus Mekeng pada kesempatan itu menyampaikan terimakasih kepada seluruh relawan di Kabupaten Alor yang telah dengan suka rela bersedia bekerja dan berjuang memenangkannya di Pemilu Legislatif mendatang.

Menurut Mekeng, seluruh relawan yang berkumpul dan bekerja bukan semata untuk kepentingan pribadinya, melainkan untuk kepentingan negara dan khususnya Kabupaten Alor karena ia hanya sekedar penyambung aspirasi masyarakat ke pihak-pihak yang berwewenang.

” Kalau hanya sekedar mau jadi anggota DPR saya tidak usah harus ke Alor,  cukup kunjungi Flores Timur dan Sikka saja karena dua kabupaten ini sudah lama saya bina dan memperjuangkan pembangunannya dan pasti saya terpilih. Tetapi saya punya panggilan jiwa untuk membangun Alor, karena satu kabupaten jika tidak punya wakil di DPR RI maka daerah itu kaan sulit berkembang karena hanya mengharapkan DAK dan DAU reguler. Tetapi jika ada wakil di DPR RI maka akan ada percepatan pembangunan karena ada tambahan anggaran dari pusat. Buktinya sebelum ada dukungan dari Alor, saya sudah perjuangkan penambahan DAK yang sangat signifikan di tahun 2019 ini,” ujar Mekeng.

Dikatakan Mekeng, saat ini banyak orang datang dari berbagai partai tetapi jangan terbuai dengan janji-janjinya karena  mereka hanya datang ambil suara lalu hilang dan lima tahun lagi baru datang.

“Jika memilih, pilihlah yang benar yang berkualitas  dan berpengalaman, kalau ada yang lebih baik dri saya pilih mereka jangan pilih saya. Tentukan pilihan sesuai dengan rekam jejak dan bukti perjuangannya juga lihat partainya,” kata Mekeng. (llt)

.

Berikan Komentar Anda.