Home Daerah Siswa SMP Oeusapi Diduga Dihamili Kakak Iparnya

Siswa SMP Oeusapi Diduga Dihamili Kakak Iparnya

2223
0
SHARE

Soe, terasntt.com — Kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur berinisial TB (14 ) tahun, siswa kelas 1 SMP Satap Oeusapi di Desa Tubuhue Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten TTS.
TB diduga digauli Wardi Lette yang adalah kakak iparnya sendiri hingga hamil empat bulan.

Ditemui di kediamannya, Selasa (22/1/2019), TB mengisahkan bahwa  kejadiannya berawal saat ia diajak  kakaknya Yohana Bansae ke Rote tanggal 7/03/2018 lalu.

Saat berada disana selama dua bulan dan pada suatu malam di bulan Mei ia didatangi pelaku dan mengancam akan membunuhnya jika tidak melayani nafsunya.

” Dia tiduri saya di lantai ruang tamu  sekitar jam 1 dini hari, dia  datang  minta tidur dengan saya kalau tidak mau akan dibunuh,” ujarnya.

Lebih lanjut menurutnya hal itu dilakukan sekitar belasan kali dan itu dilakukan dibawah ancaman yang membuatnya tak berdaya.

Masih menurutnya hal ini akhirnya diketahui oleh kakaknya namun tidak bisa berbuat banyak karna takut hingga akhir bulan November ia diantar kembali oleh kakaknya ke soe.

” Saya sudah kasih tau kakak tapi dia bilang cari masalah karena di Rote tidak ada saudara sehingga kami  hanya bisa diam,” ujarnya sambil meneteskan air mata.

Alexander Tse paman korban didampingi  ayahnya  Bastian Bansae dan kakak Dominggus Sae kepada terasntt.com sangat menyayangkan perbuatan pelaku yang begitu biadab  karena sudah kawin dengan anak mereka (Yohana Bansae) tapi masih saja merusak masa depan  korban TB yang masih dibawah umur.

” Kami tidak terima perbuatan pelaku dan kami akan berupaya untuk proses hukum dengan minta pendampingan Sanggar Suara Perempuan(SSP) Soe,” ujarnya geram.

Sementara salah seorang kakak korban  Dominggus Sae mengaku  sangat marah dengan kejadian yang dialami korban  karena pelaku  yang kawin dengan kakak korban tapi belum mengurus secara adat serta  belum menikah  bahkan perkawinan mereka juga belum diketahui orang tua.

” Sangat kurang ajar karena mereka belum menikah dan orangtua belum mengenal pelaku tapi sekarang malah buat masalah,” tandasnya. (sys)

Berikan Komentar Anda.