Home Nasional Situng KPU 77 Persen, Jokowi Ungguli Prabowo

Situng KPU 77 Persen, Jokowi Ungguli Prabowo

139
0
SHARE
Capres 01 Joko Widodo. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi).

Jakarta, teraantt.com — Pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih unggul dari paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berdasarkan penghitungan suara Situng Komisi Pemilihan Umum (KPU) per Minggu (12/5) pukul 05.45 WIB.

Dari penghitungan suara sementara Jokowi-Ma’ruf mengantongi 56,30 persen atau 66.983.724 suara, sementara Prabowo-Sandi 43,70 persen atau 51.994.215 suara.

Jumlah ini diperoleh dari total 77,65 persen suara atau 631.945 TPS dari total 813.350 TPS yang telah masuk ke dalam laman resmi KPU ini baik dari luar maupun dalam negeri per tanggal 11 Mei 2019.

Dari data Situng ini, Provinsi Bali, Gorontalo, dan Bengkulu yang telah 100 persen selesai memasukkan data entry C1.

Perolehan suara kedua pasangan di Bali masing-masing Joko Widodo-Ma’rut Amin unggul dengan perolehan suara total sebesar 2.342.435 suara. Sedangkan Prabowo-Sandi hanya mendapat suara sebesar 212.577 suara.

Hal sama juga terjadi di Gorontalo. Prabowo-Sandi harus puas dengan total perolehan suara sebesar 344.653 suara, kalah tipis dari Jokowi-Ma’ruf yang memperoleh suara sebesar 369.227 suara.

Berbeda dengan dua Provinsi sebelumnya, Prabowo-Sandi justru unggul tipis di wilayah Bengkulu. Prabowo-Sandi memperoleh suara sebesar 585.436 suara. Sementara Jokowi-Ma’ruf kalah tipis dengan perolehan suara sebesar 582.628 suara.

KPU sendiri hingga hari ini masih menggelar rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat nasional hingga 22 Mei 2019.

Dalam pernyataan resmi sebagai disclaimer di Situng, KPU menekankan data entri yang ditampilkan pada Menu Hitung Suara adalah data yang disalin apa adanya atau sesuai dengan angka yang tertulis pada Salinan Formulir C1 yang diterima KPU Kabupaten atau Kota dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Apabila terdapat kekeliruan pengisian data pada Formulir C1, dapat dilakukan perbaikan pada rapat pleno terbuka rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Bila terdapat perbedaan data antara entri di Situng dan Salinan Formulir C1, akan dilakukan koreksi sesuai data yang tertulis di Salinan Formulir C1.

Selain itu, data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara.

Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.(CNN/osc/osc)

 

Berikan Komentar Anda.