Home Daerah Sopir Travel Hamili Mahasiswi Poltekes Kupang

Sopir Travel Hamili Mahasiswi Poltekes Kupang

4112
0
SHARE

Sopir Travel NT saat bertemu BYAS yang dihamili di sekretariat forum wartawan soe/ foto erik sanu

Soe, terasntt.com — Oknum sopir travel Soe – Kupang berinisial NT (28) menghamili mahasiswi semester V Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kupang berinisial BYAS (21). Sejak tiga bulan terakhir NT yang adalah warga Karang Siri dan BYAS tinggal di salah satu rumah kosong di Kampung Rote Soe.

Kepada awak media di sekretariat Forum Wartawan (Forwan) TTS, BYAS mengaku ia hamil karena hubungan suami isteri yang dilakukan bersama NT di salah satu rumah kosong di Kampung Rote.

Menurutnya selama tiga bulan sejak 16 Juli 2019 dia tinggal di rumah itu karena dibawa oleh NT. Sejak itu ia berulang kali berhubungan badan dengan NT yang belakangan diketahui sudah beristri.

Ditambahkan BYAS, hubungan dia dan NT bermula ketika dia dijemput oleh NT dari rumah keluarganya di Oenali, Desa Mnelalete, menggunakan mobil travel untuk ke rumah duka di Oekamusa.

Namun dalam perjalanan keduanya tidak ke tempat duka tapi berkeliling dalam kota SoE hingga sekitar jam 02.00 dini hari (17/7/2019), ia dibawa oleh NT ke rumah kosong di Kampung Rote.

“ Sejak malam itu (16/7/2019) saya dikasih tinggal disitu, sampai saya hamil, sekarang saya sudah hamil tiga bulan,”kata BYAS.

Ketika merasa telah berbadan dua kata BYAS, dia sampaikan ke NT dan ia mengatakan siap mengatakan siap bertanggungjawab. Sampai suatu ketika tanggal 29 Oktober 2019, NT meminta menggugurkan kandungannya namun ditolak. Saat itu kata BYAS, ada juga isteri NT, keduanya nyaris memukul perutnya ketika tahu kalau ia hamil dari akibat hubungan gelapnya dengan NT.

Persoalan itu kemudian berlanjut ke polisi dan di Polres TTS, tanggal 29 Oktober 2019 itu, NT membuat pernyataan bermeterai 6.000 bahwa NT siap menjamin BYAS selama hamil dan melahirkan.

“ Dia (NT) buat surat pernyataan di polisi bahwa ia bertanggungjawab,” kata BYAS sambil menunjukan copian surat pernyataan tersebut kepada wartawan.

Kemudian lanjut BYAS, pada Rabu 6 November 2019, ia menghubungi NT untuk memeriksa kehamilannya di RSUD SoE namun pemeriksaan urung dilakukan karena kedua bersitegang di depan rumah sakit sebelum ke loket pemeriksaan.

Dari situ, BYAS menemui wartawan di sekretariat Forwan menyampaikan persoalan yang dialami.

Tak lama kemudian, NT, yang dihubungi wartawan datang bertemu BYAS di sekretariat Forwan. NT mengaku pernah berhubungan badan dengan BYAS di rumah kosong. Dan NT mengaku sudah membuat pernyataan di polisi kalau ia siap bertanggungjawab menjamin selama hamil hingga melahirkan, sesuai bunyi pernyataan tertulis yang dibuat di Polres TTS.

Menurut BYAS selama dalam penguasaan NT, ia tidak pernah menghubungi orangtuanya yang tinggal di Kampung Alor kelurahan Kota baru karena setahu orang tuanya ia tengah berada di Kupang untuk kuliah.

Kehamilannya kini kata BYAS sudah diketahui orang tuannya yang kemudian menuntut tanggungjawab NT namun sayangnya NT adalah suami orang.(sys)

Berikan Komentar Anda.