Home Daerah TMMD 2019, Kodim 1604 Kupang Prioritas Bangun Wilayah Perbatasan

TMMD 2019, Kodim 1604 Kupang Prioritas Bangun Wilayah Perbatasan

182
0
SHARE

Oepoli, terasntt.com — Program prioritas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 Kodim 1604 Kupang fokus membangun wilayah perbatasan. Tahun ini Kacamatan Amfoang Timur yang berbatasan dengan distrik Oekusi – Timor Leste menjadi prioritas pembangunan gereja dan rumah pastoral.

“ Sasaran yang kami incar untuk TMMD kali ini yaitu membantu pemerintah daerah untuk percepatan pembangunan di wilayah perbatasan terutama membangun Iman umat melului gereja dan rumah pastoral,” kata
Dandim) 1604/Kupang Lekol Kav FX. Aprilian Setyo Wicaksono kepada wartawan di Oepoli, Desa Netemnanu Utara, Kamis (11/7/2019).

Kegiatan TMMD 2019, kata Aprilian di pusatkan di Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang dengan fokus pada fasilitas keagamaan di antaranya rumah pastoral di Desa Nunuana dan di Desa Netemnanu Utara serta Gereja St Paulus di Desa Tuaheo.

Kegiatan TMMD tersebut telah dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Obet Laha lewat upacara pembukaan di lapangan Desa Netemnanu Utara pada Rabu 10 Juli 2019 yang dihadiri Dandim 1604 bersama jajarannya dan anggota serta tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Aprilian menjelaskan, penentuan lokasi TMMD 2019 berdasarkan skala prioritas dari delapan kecamatan yang berbatasan dengan Timor Leste, Amfoang Timur yang dipilih.

“ Kecamatan Amfoang Timur juga masih ada wilayah yang disengketakan antara kita dengan negara tetangga,” ujarnya.

Menurunya, kehadiran TNI melalui kegiatan TMMD ingin menunjukkan kepada masyarakat di wilayah perbatasan bawah mereka tidak berjalan sendiri untuk membangun daerah.

“ TNI hadir mewakili pemerintah untuk membangun wilayah ini, paling tidak masyarakat terbangun morilnya, bahwa di wilayah perbatasan yang dikatakan daerah terpencil tetap ada perhatian pemerintah,” tegasnya.

“ Sasaran kami di daerah yang dibilang terpelosok, terpencil sulit, di sana lah kami hadir membantu pemerintah daerah,” lanjutnya.

Selain itu juga ada kegiatan non fisik berupa sosialisasi kepada masyarakat tentang wawasan kebangsaan, kesadaran hukum, pertanian dan teknologi tepat guna bahaya penyakit HIV/AIDS, maupun sosialisasi tentang wilayah perbatasan hingga perekrutan anggota TNI.

“ Sebanyak 150 personel yang diterjunkan dalam TMMD kali bersama masyarakat. Ada dari Angkatan Darat, diperkuat TNI-AL, TNI-AU, serta Pemda Kabupaten Kupang,” katanya.(m45)

Berikan Komentar Anda.