Home Pendidikan Undarma Kupang, Terima 200 Mahasiswa Baru/ Prodi dengan Biaya Terjangkau

Undarma Kupang, Terima 200 Mahasiswa Baru/ Prodi dengan Biaya Terjangkau

266
0
SHARE

Kupang, terasntt.com — Tahun Akademik 2019/2020 Universitas Karyadarma Kupang siap menerima 200 mahasiswa/ mahasiswi baru/ Prodi untuk sepuluh program studi. Pendaftaran sejak tanggal 3 Juni – 9 Agustus 2019 dengaj biaya sangat murah dan terjangkau.

” Pendaftaran dipusatkan pada Rektorat Kampus B, Jalan. Advokat No. 20 ( Belakang Asuransi Bumi Putra) Kelurahan Naikoten 1, Kota Kupang setiap hari kerja pukul 09.00 – 15.00 wita,” kata ketua panitia penerimaan mahasiswa baru Aplonia Bani,S.Sos.M.Si di kampus setempat, Kamis (25/7/2019).

Menurut Bani setelah pendaftaran, calon mahasiwa akan mengikuti ujian masuk dari tanggal 13 -14 Agustus dan pendaftaran ulang bagi yang lulus pada tanggal 16 – 20 Agustus 2019 mendatang.

Adapun 10 program studi yang ditawarkan Undarma terakreditasi dengan Nomor BAN-PT Nomor 2479/BAN-PT/LL/2018.

Program – program studi tersebut meliputi, Perencanaan Wilayah dan Kota, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Hukum, Teknik Informatika, Agroteknologi, Agrobisnis, Prodi Guru Anak Usia Dini, PGSD, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi.

Pada kesempatan tang sama ketua Yayasan, Heri Wadu menjelaskan, bahwa Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Candra Fajri Ananda mengatajan, bahwa UU Desa mengamanatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam ranah pembangunan desa.

Pendekatani ini, menurut Fajri, memerlukan kualitas SDM sebagai syarat untuk menghasilkan dokumen perencanaan dan penganggaran yang baik.

” Khusus di NTT, HANYA UNDARMA yang mampu menjawab dengan program ” KELOMPOK SARJANA INOVASI DESA/KELURAHAN” yang di didik melalui program studi kompetensi inti (core competences) dipadukan dengan modul- modul khusus Kemendagri tentang pokok – pokok Penyelenggaraan Pemerintah Desa, Perencanaan Pembangunan Desa, Pengelolaan Keuangan Desa dan Penyusunan Produk Hukum Desa, dengan harapan agar dari 6 (enam ) calon sarjana tersebut dapat melakukan kajian terhadap semua persoalan dan solusi efektif bagi desa pilihan dari setiap Mahasiswa, sehingga setelah wisuda, dapat menyiapkan proposal khusus untuk menjadikan Desa/Kelurahan mandiri,” kata Heri Wadu.(mas)

Berikan Komentar Anda.