Home Profil Viktor Soinbala Mengenang Masa Kecil Sepanjang Jalan Finono – Teluk

Viktor Soinbala Mengenang Masa Kecil Sepanjang Jalan Finono – Teluk

356
0
SHARE

Anggota DPRD TTS, Viktor Soinbala ketika berada di ruas jalan Finono – Teluk/ foto Erik

Soe, terasntt.com — Setiap orang pasti punya masa lalu dan kenangan yang tak terlupakan, entah itu kenangan yang baik maupun pahit akan diingatnya ketika mengalami perubahan dalam kehidupan sosial entah menjadi sukses atau kondisi apapun yang dialami.

Demikian seperti yang dialami Viktor Imanuel Soibala mantan anggota TNI yang kini dipercayakan sebagai Wakil Rakyat di DPRD TTS yang puluhan tahun berkarir di korps baju hijau yang berjiwa ksatria dan berhati baja namun ketika kenangan itu datang menghampiri ternyata meluluhkan hatinya apalagi kenangan bersama orang – orang tersayang yang adalah bagian penting dalam sebuah perjuangan hidup.

Dalam perbincangan dengan beberapa kerabat anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional itu terkuak pula alasan mengapa Viktor begitu perhatian terhadap ruas jalan Finono – Teluk di Kecamatan Amanuban Timur Kabupaten TTS.

Ternyata sepanjang jalan tersebut menyimpan sejuta kenangan dimana saat itu ia memulai menulis cerita bersama sang ibunda tercinta Monika Tunliu yang menemani setiap pagi mengantar ke sekolah.

Dikisahkan, ia mulai studi SD di Oeekam tahun 1981, sejak saat itu ia memulai perjuangan bersama seorang ibu Monika Tunliu yang mana keadaan mengharuskannya berjalan kaki untuk menempuh pendidikan dasar dan menengah selama 9 tahun lamanya.

Lebih lanjut kata pria yang lama merantau ini, setiap hari jam 3 dini hari sang ibu mulai bangun untuk menyiapkan bekal untuk si Viktor kecil dalam perjalanannya meniti masa depan lewat pendidikan sekolah dasar.

Bekal yang dibawa kemudian disimpan dalam semak belukar yang terbentang sepanjang jalan agar pulang sekolah ia bisa makan untuk melanjutkan perjalanan kembali rumah.

” Saya ingat itu jalan, ingat mama yang setia menemani waktu itu dimana setiap pagi harus mengantar ke sekolah dengan berpatokan bintang timur untuk menentukan jam,” ujar Viktor yang tak terasa meneteskan air mata mengenang semua kisah itu.

Usai menjalani SD dan SMP ia kemudian melanjutkan ke SMA di Kupang dan tepat Tahun 1990 ia lulus TNI yang kemudian ditempatkan di Mataram Nusa Tenggara Barat.

Pangkat terakhirnya Sersan Dua tepat pada tahun 2018 lalu, ia membuat keputusan yang bisa dikatakan berani dengan mengundurkan diri dari TNI dengan satu tekad untuk membangun kampung halamannya lewat jalur politik dan mendaftarkan diri sebagai calon legislatif yang kemudian mengantarkannya terpilih sebagai satu dari 40 orang penghuni gedung parlemen TTS.

Sang istri yang duduk bersama terasntt.com dalam obrolon, Kamis (4/10/2019) pagi itu, suasana sempat hening ketika serdadu Viktor terus meneteskan air mata mengenang almarhumah sang ibu.

Dalam beberapa kesempatan terungkap bahwa mendiang sang ibulah alasan utama kenapa ia begitu bulatkan tekad untuk memperbaiki ruas jalan tersebut meskipun harus merogoh kocek pribadi.

Sementara itu salah satu kerabatnya Yusty Betty dalam sebuah obrolan bersama terasntt.com juga mengatakan figur seorang ibu tak lepas dari ingatan Viktor Soinbala.

Menurut guru bahasa inggris ini ia mendengar berbagai kisah tentang kehidupan Viktor yang serba terbatas namun perjalanan hidup seseorang adalah rahasia Ilahi yang tak ada satu insan pun bisa menebak.

” Tuhan membuat segala indah pada waktunya, Mungkin Tuhan melihat bapak Viktor setia dengan hal – hal kecil sehingga ia diperhadapkan dengan perkara – perkara besar sebagai jembatan aspirasi rakyat,” ujar Yusty. (sys)

Berikan Komentar Anda.