Home Pendidikan Wakapolda Sulut Berikan Bantuan untuk SMP Satap Lelobatan

Wakapolda Sulut Berikan Bantuan untuk SMP Satap Lelobatan

956
0
SHARE

Soe.terasntt.com – Salah satu putra NTT Brigpol Drs, Jhony Asadoma yang sekarang menjabat Wakapolda Sulawesi Utara mengunjungi desa Lelobatan Kec Mollo Utara TTS, Minggu (16/09/2018).

Turut dalam rombongan tersebut adalah Wakapolres TTS dan jajaran, Kadis PPO, Komandan Brimob,Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Kupang dan Keluarga besar Asadoma.

Tujuan mengunjungi Lelobatan adalah untuk memberikan sumbangan bagi SMP Satap berupa meja, kursi, sembako, buku pelajaran, Alkitab dan pakaian layak pakai, serta uang.

Sebelum sumbangan diberikan terlebih dahulu dilakukan penyerahan SK pendirian SMP satap oleh kepala dinas PPO TTS.

Dalam arahanya Kadis PPO Seperius E Sippa menggambarkan bahwa semangat warga sangat tinggi untuk mendirikan sekolah ini. Bersama penggagas dan juga pemerhati pendidikan, Alfred Baun.

Seharusnya sekolah ini didukung tiga SD, namun karna mendapat bantuan dari rombongan , maka hari ini juga memperoleh peningkatan status sehingga diharapkan segera berbenah. Dan dari dinas sendiri akan menetapkan kepala sekolah agar bisa mengurus dapodik serta menyiapkan guru dan juga untuk memperoleh dana bantuan sekolah.

“Kami berterima kasih kepada Wakapolda Sulut dan rombongan yang sudah peduli dan membantu karna kami pemerintah daerah juga terbatas dan ini menjadi pergumulan,” ujarnya.

Sementara Wakapolda Jhony Asadoma memerikan pesan kepada siswa yang ada agar rajin belajar, membaca buku dan alkitab supaya jadi pintar dan bisa mewujudkan cita-citanya.

Usai memberikan sumbangan, Kepada wartawan, ia menjelaskan bahwa dirinya prihatin saat melihat kondisi sekolah lewat media sosial sehingga terpanggil untuk membantu dan bantuan berasal dari dirinya dan keluarga besar Asadoma serta ikatan Alumni SMA Negeri 1 Kupang.

“Sebagai putra NTT saya merasa prihatin untuk membantu agar anak anak juga termotivasi untuk belajar agar mencapai cita-cita mereka,” jelas mantan petinju ini.

Ia menambahkan jika tidak ada sekolah maka anak tidak pintar dan jika tidak pintar maka tidak biasa berubah karna itu anak anak harus dibantu dan dimotifasi agar terus belajar menggapai cita-cita yang diinginkannya.(sys)

Berikan Komentar Anda.