Home Nasional Melki Laka Lena Sosialisasi 4 Pilar Bagi Kaum Milenial di Kupang

Melki Laka Lena Sosialisasi 4 Pilar Bagi Kaum Milenial di Kupang

62
0
SHARE

Melki Laka Lena saat sosialisasi 4 pilar kebangsaan/ foto istw

Kupang, terasntt.com — Anggota DPR / MPR Ri yang juga Wakil Ketua Komisi IX  dari Fraksi Partai Golkar, Emanuel Melkiades Laka Lena mensosialisasikan Empat Pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) bagi kaum milenial di Kota Kupang, Sabtu (30/11/2019). Kaum milenial harus punya tanggungjawab terkait 4 pilar kebangsaan tersebut.

Kegiatan yang melibatkan ratusan kaum milenial ini dibuka langsung Emanuel Melkiades Laka Lena yang juga ketua DPD Golkar NTT, dihadiri dua pemateri lain Rahmawati Saban (KOHATI Kota Kupang) dan Ningsih Bunga ( Kompak).

Dalam sambutannya Laka Lena mengatakan, alasan kegiatan tersebut dibuat di gedung Golkar NTT karena gedung itu adalah rumah bersama. Hal ini dimaksud agar masyarakat juga generasi masa kini bisa beradaptasi dengan partai politik.

Sementara dalam materinya, Laka Lena mengawali dengan meminta dua siswa SMAN 8 Kota Kupang (Rio dan Ivon) untuk menyampaikan pendapatnya terkait toleransi.

Dalam kesempatan tersebut, Rio mengatakan, bahwa di kelasnya di SMA Negeri 8 Kota Kupang ada beragam suku, namun tidak ada perbedaan antara suku yang satu dengan lainnya, semuanya hidup rukun setiap hari.

Menurutnya, dengan banyaknya campuran suku di dalam kelas, menuntut para siswa untuk bisa memahami karakter setiap suku. Selain itu dengan adanya perbedaan tersebut, sebagai siswa juga diharapkan bisa saling menghargai satu dengan yang lainnya.

Senada dengan rekannya, Ivon juga menceritakan terkait kondisi kelas dalam pengertian toleransi. Di mana banyak hal yang didapatkan ketika dalam pergaulan di kelas dan di sekolah tidak memilih teman, karena hal itu dapat memudahkan pelajar dalam setiap aktivitas di sekolah.

Melki Laka Lena pun memberikan alasan kenapa memulai pemaparannya dengan meminta pemikiran kaum muda khususnya para pelajar, karena milenial saat ini sangat berbeda dengan generasi lainnya. Karakter milenial terkoneksi langsung dengan teknologi, artinya dengan era teknologi yang sangat kuat ini, apakah kaum muda masih memahami 4 pilar kebangsaan dan tidak terjangkit penyakit radikalisme.

“ Kita punya ideologi Pancasila. Pola penanaman nilai-nilai Empat Pilar harus sesuai dengan kebutuhan milenial. Kelompok milenial suka dengan hal yang praktis dan sederhana. Cara yang tepat adalah sosialisasi bagi generasi muda milenial seperti ini secara terus menerus, agar pemahaman dini terkait empat pilar ini sudah ada dalam pemikiran kaum muda,”paparnya.

Selain itu juga Laka Lena meminta salah satu siswa untuk berdiri dan mengucapkan secara cepat dan tepat 5 sila dalam pancasila, karena menurut Melki pentingnya menghafal, memahami dan menindaklanjuti Pancasila, di nilai dan makna dari Pancasila itu sangat luar biasa pentingnya.

Berikan Komentar Anda.