Home Daerah Wakil Walikota Kupang Dua Kali Naik Mimbar Pada Sidang DPRD Kota Kupang

Wakil Walikota Kupang Dua Kali Naik Mimbar Pada Sidang DPRD Kota Kupang

138
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com,- Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man dua kali naik minbar sidang I DPRD Kota Kupang, guna menbacakan tanggapan Pemerintah Kota Kupang terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Kupang, Selasa ( 14/5).

Dua kali naik mimbar tersebut berkaitan dengan mendapat kritikan dari para anggota DPRD Kota Kupang yakni dari anggota DPRD Kota Kupang  dari Fraksi NasDem dan Fraksi PDI Perjuangan.d
Dimana Wakil Walikota Kupang hanya membaca tanggapan pamandangan umun beberapa fraksi, sementara fraksi lain Walikota Kupang mengaku sesuai kesepakatan untuk fraksi lain sudah terbaca.

“Dengan tidak dibacakan tanggapan pemerintah kota bagi fraksi lain saya meminta penjelasan walikota, karena ini apakah ini tidak menjadi soal untuk rekaman diresalah,” kata anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Nasdem, Yufen Tukung.

Menurut Yuven, memang ini ada kesepakatan, dan kesepakatan dengan siapa, tetapi dirinya tidak ada.

“Saya sudah  sudah empat tahun dalam setiap sidang baru terjadi proses seperti ini,yang mana pemandangan umum fraksi-fraksi tidak dibacakan pemerintah,” ujar Yufen.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Kupang Adi Talli yang juga selaku ketua frasksi PDI Perjuangan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah membacakan pandangan umum fraksi PDI Perjuangan.

“Saya atas nama fraksi PDI Perjuangan berterima kasih kepada pemerinta yang sudah membacakan pandangan umum fraksi PDI Perjuangan guna bisa diketahui masayarakat melalui media.Namun,saya heran fraksi lain tidak di baca,” ujar Adi Talli.

Menurut Adi Talli, secara proses persidangan terhormat tanggapan pemerintah perlu dibaca guna ada rekaman diresalah, apa lagi ini berkaitan dengan pertanggungjawaban APBD 2018.

“Dengan tidak dibaca maka kita tidak tahu apa isi yang dibaca terhadap tanggapan pemerintah terhadap pertanggungjawaban APBD 2018 kepada pemadangan umum melalui fraksi-fraksi,” lanjut Adi Talli.Semua persoalan perlu lihat guna bisa dibenahi pada tahun berikutnya.

“Saya pikir pengalaman ini cukup sudah nanti orang bilang DPRD pemalas,” ujar Adi Talli.

Berkaitan kritikan tersebut, akhirnya pimpinan DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe mempersilakan Wakil Walikota Kupang guna kembali membacakan kembali tanggapan pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi yang belum dibaca.

“Supaya tidak termakan dengan waktu saya meminta pak wakil walikota guna membaca ulang,” pinta Yeskiel Loudoe.(Yon)

Berikan Komentar Anda.