Home Pendidikan Walikota Akui Sarana – Prasana Kesehatan di Sekolah Masih Minim

Walikota Akui Sarana – Prasana Kesehatan di Sekolah Masih Minim

210
0
SHARE

Kupang, terasntt.com – Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore melalui Asisten I Setda Kota Kupang, Yos Rara Beka, mengakui sarana Dan prasaranan masih belum memadai pada sekolah-sekolah di Kota Kupang. Hal ini  bisa bepotensi menimbulkan penyakit terhadap para siswa.

“Kita ketahui bersama, bahwa prinsip hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik di Kota Kupang belum mencapai tingkat yang diharapkan. Saana prasrana masih minim, sehingga akan menyebabkan masalah kesehatan bagi pada anak usia sekolah seperti cacingan, caries gigi, penyalahgunaan narkoba, masalah gizi desentri dan lain-lain,” ujarnya saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi Usaha Kesehatan Sekolah Tingkat Kota Kupang, rabu, (13/12/2017), di ruangan Garuda, Balai Kota.

Dijelaskannya, penyelenggaraan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) secara umum bertujuan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik serta dapat menciptakan lingkungan yang sehat.

“Sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis serta optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya,” sebut Yos.

Secara Khusus, Kata Yos, usaha kesehatan sekolah ditujukan untuk memupuk kebiasaan hidup sehat serta meningkatkan derajat kesehatan peserta didik.

“Sasaran UKS ini, meliputi seluruh peserta didik baik pada tingkat taman kanak-kanak, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan agama, pendidikan kejuruan, maupun pendidikan khusus,” sebutnya.

Yos berharap, dengan dilaksankannnya rapat koordinasi usaha kesehatan sekolah tingkat Kota Kupang tahun 2017 tersebut, dapat membangun sinergitas dan kerja sama yang baik, antara sekolah dengan Pemerintah, demi meningkatkan derjat kesehatan masyarakat, khususnua anak-anak mulai pencehgahan, pemberantasan P2M. Sampai pada memperbaiki dan memulihkan kesehatan anak-anak.

Sementara, Ketua Panitia, yang juga Kepala Bagian Kesra Setda Kota Kupang, Ritha E. H. W. Lay mengatakan, tujuan diselenggrakan rapat Koordinasi tersebut dalah menyusun kebijakan pembinaan dan pengembangan program UKS di sekolah, meningkakan koordinasi dan kerja sama serta membangun suatu komunikasi yang baik antara tim pembina UKS dengan Pembina/pengelolah UKS dari sekolah – sekolah.

“Juga meningkatkan pengetahuan dan pemahaman sesama tim pembina UKS tentang program UKS,” sebutnya.

Dijelaskan, Ritha, Pembinaan dan pengembangan UKS merupakan salah satu upaya pendidikan dan kesehatan yang saling bersinergi satu dengan yang lainnnya.

Kata Ritha, Program UKS tersebut meliputi tiga program utama, atau Trias UKS, yakni, pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pengembangan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat.

“Program UKS dimaksud dilaksanakan secara lintas program dan lintas sektor dengan memiliki tujuan yang terarah, terpadu dan terencana,” sebutnya.

Pelaksanaan program UKS, Lanjut Ritha, merupakan salah satu program yang sangat strategis dan mendasar dalam upaya mencerdaskan serta menanamkan kesadaran anak dan remaja usia sekolah untuk menciptakan pola hidup sehat agar memiliki kecereasan intelektual yang tinggi dan daya tangkap yang kuat tergadap berbagai pengaruh buruk.

“Seperti, Miras, Narkoba, serta dampak negatif lainnnya sebagai imbas globalisasi,” demikian Ritha. (raf)

Berikan Komentar Anda.