Home Ekbis Warga Tetaf Sebut Jhis Baok “Bupati Pakan”

Warga Tetaf Sebut Jhis Baok “Bupati Pakan”

854
0
SHARE

Bupati Pakan Jhis Baok /foto Erik

Soe, terasntt.com — Yohanis.I.Baok alias Jhis Baok oleh warga Tetaf, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah (TTS) sebagai “bupati pakan”. Ini sangat beralasan karena berbagai inovasi dilahirkan untuk mensejahterakan masyarakat terutama di bidang peternakan.

Pria lulusan S2 yang juga ASN handal dalam melakukan berbagai inovasi di tengah masyarakat dengan karya – karyanya terbukti diterima dan dinikmati masyarakat.

Sebut saja pembuatan pupuk Takasi, Fermentator JB3 buatan sendiri, kini ia membuat pangan ternak sendiri dan ini sangat membntu masyarakat luas terbukti dengan banyaknya permintaan untuk melakukan pelatihan di berbagai desa di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Dalam setiap kesempatan Jhis selalu mengatakan pihaknya hadir untuk memberi bukti bukan janji sehingga tidak sebatas memberikan pelatihan dan selesai namun ia trus membimbing masyarakat untuk bisa praktek bahkan membantu pemasaran.

Karya tangannya sudah dipamerkan pada pameran setiap bulan Agustus dan hasil pendampingannya sudah diakui.

” Saya hadir untuk memberi jawaban atas persoalan yang bersentuhan dengan masyarakat,” ujarnya pria bareok ini dalam berbagai kesempatan.

Menurutnya jika punya niat baik untuk membantu masyarakat tak perlu ada embel – embel tapi apa yang harus dibagi, berbagilah dengan tulus karena itulah pelayanan yang merupakan ibadah sesungguhnya.

Akhir – akhir ini ia pun sering memberikan pelatihan pembuatan pupuk Takasi dan pembuatan pakan ternak babi yang bahan bakunya ada di masyarakat, lebih murah, hemat dan bisa dijangkau masyarakat desa.

Dalam memberikan pelatihan sekaligus praktek saat itu juga, Ia selalu disapa dengan panggilan “GURU” atau “Profesor”.

” Kalau kita bergaul dengan pak Jhis banyak ilmu yang kita peroleh dan bermanfaat, karena beliau tidak pelit berbagi ilmu,” ujar Rista Liunima, Kepala Desa Supul beberapa waktu lalu.

Sudah puluhan desa yang ia jelajahi, sebut saja Supul, Tetaf, Biloto, Naukae, Enonenotes, Kie, Nuapin, Kesetanana dan mengawali semua ini dilakukan dengan biaya sendiri karena menurutnya jika melakukan sesuatu dengan memikirkan upah maka itu tidak akan pernah kita lakukan.

” Apa yang dikonsep, bangun dan kerjakan karena dengan sendirinya rejeki menghampiri,” timpalnya.

Menurut Pria yang juga kembali bangkitkan budidaya Apel Soe ini tidak sulit untuk manfaatkan sumber daya alam di sekitar kita jika ada niat untuk maju, karena itu ia terus memotivasi agar masyarakat terus belajar dan bekerja.

Dari semua karya dan temuannya, pelatihan pakan ternak khususnya babi yang akhir – akhir sangat diminati, hampir setiap hari ia memberikan pelatihan sekaligus praktekan kepada masyarakat yang membuatnya begitu dekat sehingga berbagai sapaan sering disematkan padanya.

Terakhir ia disapa” Bupati ” saat memberikan pelatihan di desa Tetaf dimana warga begitu antusias sehingga ia pun disapa” Bupati ” karna warga kagum dengan apa yang ia berikan. Warga begitu antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Habel Faot mengaku sangat senang dengan kegiatan pelatihan tersebut karena tidak hanya sebatas ilmu tapi langsung praktek dan terus dipantau untuk masyarakat bisa produksi sendiri apalagi bahan baku yang digunakan ada di tengah masyarakat dan mudah diperoleh.

Sering disapa “Bupati”,Jhis sedikit berkelakar dan mengatakan,”Ia boleh tapi harus katakan “Bupati Pakan”karena nanti nanti Bupati TTS marah karena dia adalah pimpinan daerah ini.

“Jadi panggil saja saya “Bupati Pakan,” ujarnya disambut canda tawa warga yang hadir saat itu.
Selanjutnya warga tak segan segan menyapanya dengan “Bupati Pakan”

Ia pun mengaku ke depan akan menjangkau seluruh wilayah untuk mengajarkan cara pembuatan pakan ternak karena rata – rata masyarakat beternak sehingga jika semua bisa produksi pakan tentu bisa meningkatkan pendapatan ekonomi, membuka lapangan kerja dan peluang usaha.(sys)

Berikan Komentar Anda.