Home Daerah Yuven Tukung : Pelajar Tidak Perlu Berpikir Jadi PNS

Yuven Tukung : Pelajar Tidak Perlu Berpikir Jadi PNS

272
0
SHARE

Kupang, Terasntt.com – Anggota DPRD Kota Kupang, Juven Tukung mengatakan seorang pelajar tidak perlu berpikir jadi PNS jika telah lulus sekolah nanti. Sebab, setiap orang memiliki kemampuan dan bakat masing-masing.

“Yang dilakukan sekarang adalah bagaimana meningkatkan bakat dan kualitas,” Kata Juven saat memberi motivasi kepada 90 anak putus sekolah dari keluarga yang kurang mampu dalam kegiatan peningkatan pendidikan bagi anak putus, di Hotel Romyta, rabu, (16/5/2018).

Diakatakan Juven, sekolah itu sangat penting, sebab dengan bersekolah, anak-anak didik mampu bersaing dengan orang lain.

“Kemudian juga perlu mengindolakan orang lain, sehingga bisa termotivasi,” ujarnya.

Dikatakan Juven, semua orang memiliki kesempatan yang sama menjadi orang hebat, dan bersekolah merupakan salah satu jalan yang harus ditempuh.

“Dan yang terpenting adalah terus mengembangkan bakat yang dimiliki, agar bisa meraih cita-cita,” sebutnya.

Dilain sisi, Politisi Partai Nasdem ini mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan Pemrov NTT itu sangat penting, sebagai upaya mempersiapkan anak -anak agar mampu bersaing melalui pendidikan formal.

Sebagai Anggota Dewan, Kata Juven, akan terus mendorong pemerintah agar selalu memepersiapka ruang pembelajaran bagi pelajar.

“Saya akan terus mendorong pemerintah untuk terus melakukan hal ini, sebab, sudah dapat memberikan ruang bagi anak-anak putus sekolah untuk mendapatkan pendidikan, karena mereka adalah masa depan bangsa,” sebut Juven.

Sementara, Kepala seksi pengawasan dan ketenagakerjaan Dinas Nekertrans Provinsi NTT, Dermantho Pa mengatakan, anak-anak yang direkrut dalam kegiatan ini merupakan anak-anak putus sekolah dari keluarga kurang mampu.

Anak-anak yang direkrut ini, Kata Dermantho, akan dibina dan dipulangkan ke dunia pendidikan sesuai rekomendasi pada masing-masing jenjang pendidikan SD dan SMP.

“Kami akan koordinasi dengan dinas pendidikan tingkat kabupaten dan kota. Inti dari kegiatan ini adala anak-anak ini nantinya dikembalikan ke dunia pendidikan,” sebutnya. (raf)

Berikan Komentar Anda.